
Kota Mojokerto, Kabarterdepancom — Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat, Kementerian Kesehatan Maria Endang Sumiwi bersama Penjabat (Pj) Wali Kota Mojokerto Moh. Ali Kuncoro meresmikan Gedung Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda), Laboratorium Biosafety Level 2 (BSL-2), dan Gayatri ILP Satu Sehat.
Peresmian gedung baru Labkesda yang dibuka dengan penampilan tari Sekar Mojo tersebut berlangsung di Jalan Benteng Pancasila (Benpas), Rabu (2/10/2024).
Peresmian gedung baru itu ditambahkan pelayanan Laboratorium Biosafety Level 2 (BSL-2). Pada laboratorium level tersebut, dapat dilakukan pengujian mikroba dengan metode PCR (Polymerase Chain Reaction), kultur bakteri, serta ada lab kimi, lab klinik, dan lab mikrobiologi.
Pj Wali Kota Mojokerto dalam sambutannya mengatakan bahwa langkah ini sebagai upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto dalam meningkatkan pelayanan kesehatan kepada warganya untuk mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.
“Kami terus berkomitmen bagaimana memberikan layanan terbaik, dan merata kepada seluruh masyarakat Kota Mojokerto, sehingga semua mendapatkan akses yang sama terhadap perawatan kesehatan maupun pendidikan,” ujar Ali Kuncoro.

Sementara itu, Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat, Kementerian Kesehatan Maria Endang Sumiwi dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada Pemkot Mojokerto yang telah memaksimalkan 6 pilar transformasi kesehatan.
Enam pilar transformasi kesehatan antara lain transformasi layanan primer, transformasi layanan rujukan, transformasi sistem ketahanan kesehatan, transformasi sistem pembiayaan kesehatan, transformasi SDM kesehatan, dan transformasi teknologi kesehatan.
“Transformasi kesehatan sudah berjalan di Kota Mojokerto. Saya mengucapkan terima kasih atas inovasi dan contoh yang baik, khususnya inovasi Gayatri yang telah berjalan di Kota Mojokerto,” ujar Maria Endang.
Diketahui, turut hadir dalam kesempatan tersebut tim Kementerian Kesehatan RI, jajaran Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, dan jajaran Forkopimda Kota Mojokerto. (*)
