Hati-Hati Jembatan Melengkung Muncul di Grobogan, Roda 4 Dilarang Melintas

Avatar of Redaksi
IMG 20240925 WA0091
Berpotensi Ambrol: Sejumlah petugas dari DPUPR, Dinas Perhubungan dan Sat Lantas Polres Grobogan datang ke lokasi Jembatan melengkung.(Masrikin/kabarterdepan.com)

Grobogan, kabarterdepan.com – Kondisi Jembatan Nambuhan, Purwodadi, Grobogan saat ini dinilai sangat memprihatinkan.

Jembatan itu nampak melengkung, sebagian bantalan yang terbuat dari struktur beton yang berfungsi sebagai penyangga jembatan sudah mengalami keretakan, nampak lapuk berlumut.

Pasca diketahui melengkung mengalami kerusakan dan berpotensi ambrol, Jembatan penghubung jalan raya Dayang – Kuwu Kradenan itu akan ditutup sementara oleh Sat Lantas Polres Grobogan bersama Dishub Grobogan dimulai Kamis (26/9/2024).

Penutupan Jembatan milik Kabupaten itu akan diberlakukan untuk kendaraan khusus roda empat dan lebih. Sementara untuk penguna roda dua masih dapat menggunakan jembatan tersebut.

Hal itu disampaikan Sumarno Sub koordinator Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Grobogan, Rabu (25/9/2024)

Dikatakannya, berdasarkan hasil pengamatan yang dilakukan, terdapat dua balok yang terputus pada bagian penyangga jembatan. Dari hasil survei serta kajian lalu lintas, jembatan Nambuhan dinyatakan dalam kondisi darurat

“Jembatan akan segera dilakukan perbaikan oleh Dinas PUPR dan Dishub Grobogan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Grobogan AKP Tejo Suwono mengimbau kepada para pengguna jalan agar memahami upaya penutupan total jembatan tersebut.

Menurutnya tindakan penutupan total jembatan itu untuk meminimalisasi timbulnya korban jiwa. Berdasarkan hasil survei kajian dari pengamat jembatan DPUPR Grobogan jembatan itu dinilai dapat membahayakan karena lantai jembatan nampak goyang ketika dilintasi kendaraan roda empat.

“Kalau dibiarkan terus menerus maka bisa berpeluang patah. Ia memperkirakan jembatan akan ditutup selama sepekan,” jelasnya.

Selama sepekan tersebut pihaknya bersama Dishub Grobogan akan melakukan penjagaan di jembatan agar tidak dilintasi. Adapun bagi para pengguna jalan yang akan melintas dari Danyang menuju ke Kradenan dialihkan langsung menuju ke Getasrejo.

Demikian pula bagi pengguna jalan yang dari arah Kradenan yang hendak menuju ke Kradenan akan diarahkan untuk melewati Wirosari.

Sedangkan pengguna jalan dari Jambon bisa melintas ke arah tembusan Gendingan, dari Ngraji dan sebagainya bisa melintas ke arah Bondo atau ke Jambon.

Selama penutupan jembatan, pihaknya berharap para penguna jalan yang menggunakan roda empat atau lebih untuk memahami upaya tersebut.

“Para pengguna jalan diimbau untuk tidak melintas atau mencari alternatif jalan sesuai petunjuk himbauan,” katanya.

Sebagai informasi tambahan, jalan Danyang-Kuwu Kradenan adalah jalan alternatif dari kota Purwodadi menuju Provinsi Jawa Timur melalui jalur Kecamatan Randublatung, Kabupaten Blora. Selain itu, juga menjadi alternatif warga kecamatan Kradenan dan Kecamatan Gabus bila ingin ke kota Purwodadi. (Masrikin).

Responsive Images

You cannot copy content of this page