Raja Brawijaya V: Raja Terakhir Majapahit

Avatar of Redaksi
Raja Brawijaya V/(Instagram/@hijau_petualang)
Raja Brawijaya V/(Instagram/@hijau_petualang)

Sejarah, Kabarterdepan.com – Raja Brawijaya V adalah raja terakhir dari Kerajaan Majapahit, yang merupakan salah satu kerajaan besar di Jawa Timur pada akhir abad ke-15 dan awal abad ke-16.

Masa pemerintahannya merupakan periode transisi yang penuh dengan tantangan, yang mengakhiri era kejayaan Majapahit dan membawa perubahan besar dalam peta politik di Jawa.

Di bawah pemerintahan Brawijaya V, Kerajaan Majapahit menghadapi berbagai tekanan dari luar dan dalam.

Kerajaan ini mengalami penurunan kekuasaan akibat serangan dari kerajaan-kerajaan Islam yang sedang berkembang di Jawa, seperti Kesultanan Demak.

Selain itu, kehadiran penjajah Portugis juga turut mempengaruhi situasi politik di wilayah tersebut.

Brawijaya V berjuang untuk mempertahankan kekuasaan kerajaannya, namun banyak tantangan yang menghalangi usahanya.

Setelah keruntuhan Majapahit, Brawijaya V dikenal dengan nama baru, yaitu Raden Patah. Nama ini menunjukkan perubahan besar dalam perjalanan hidupnya.

Sebagai Raden Patah, dia memainkan peran penting dalam pendirian Kesultanan Demak, yang merupakan kesultanan Islam pertama di Jawa.

Peran ini menandai pergeseran dari kekuasaan Hindu-Buddha ke Islam di pulau tersebut.

Meskipun masa pemerintahannya ditandai dengan keruntuhan, Brawijaya V meninggalkan warisan yang signifikan.

Peralihan dari Majapahit ke Kesultanan Demak adalah salah satu momen penting dalam sejarah Indonesia.

Kesultanan Demak yang didirikan oleh Raden Patah menjadi cikal bakal perkembangan kerajaan-kerajaan Islam yang akan mempengaruhi sejarah Jawa dan Indonesia.

Raja Brawijaya V adalah figur penting dalam sejarah Indonesia, yang menandai akhir dari era Majapahit dan awal dari Kesultanan Demak.

Meski masa pemerintahannya penuh dengan tantangan, peranannya dalam mendirikan Kesultanan Demak memberikan dampak yang besar dalam sejarah politik dan budaya di Jawa. (redaksi)

Responsive Images

You cannot copy content of this page