Gegara Gas LPG Bocor, Tempat Usaha Laundry Pakaian di Ngoro Ludes Terbakar

Avatar of Andy Yuwono
Petugas Damkar berusaha memadamkan api di tempat usaha laundry, Dusun Donorejo Desa Jasem, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto Rabu (11/9/2024) siang (Andy Kabarterdepan.com)
Petugas Damkar berusaha memadamkan api di tempat usaha laundry, Dusun Donorejo Desa Jasem, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto Rabu (11/9/2024) siang (Andy Kabarterdepan.com)

Kabupaten Mojokerto, Kabarterdepan.com – Peristiwa kebakaran kembali terjadi di wilayah Mojokerto, kali ini sebuah tempat pencucian pakaian di Dusun Donorejo Desa Jasem, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto ludes diamuk si jago merah, Rabu (11/9/2024) siang.

Api membakar seluruh bangunan dan menghanguskan perlengkapan laundry beserta isinya, beruntung dalam kejadian ini tak sampai menimbulkan korban jiwa.

Lokasi yang berdekatan dengan jalan raya penghubung Mojosari-Ngoro itu sempat membuat kemacetan lantaran pengendara jalan yang berhenti.

Sukamto, Komandan Regu Pemadam Kebakaran BPBD Kabupaten Mojokerto saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya yang mendapatkan laporan adanya kejadian kebakaran langsung datang menuju lokasi.

“Informasi dari masyarkat ada kejadian kebakaran pemukiman di kawasan Ngoro,” katanya.

Sebanyak 5 unit mobil pemadam kebakaran langsung dikerahkan ke lokasi kejadian untuk melakukan pemadaman dan pembasahan yang membakar tempat usaha milik Suhartutik (48) warga Desa Purwojati, Kecamatan Ngoro tersebut.

“2 unit PMK BPBD Mojokerto, 1 unit PMK Sopanusa, 1 unit PMK Mekabox dan 1 unit PMK Sunpaper,” terang Kamto.

Tak berselang lama, petugas Damkar yang dibantu oleh TNI, Polri, warga dan potensi relawan berhasil memadamkan amukan si jago merah tersebut.

“Pada pukul 10.16 WIB, api berhasil dipadamkan dan dinyatakan aman,” terangnya.

Menurut Kamto, akibat kebakaran tersebut, lokasi area yang terdampak itu seluas 10×20 meter tersebut itu ludes terbakar beserta beberapa mesin pencuci pakaian.

“Yang terbakar tempat usaha dan alat laundry beserta isinya, kerugian masih dalam penghitungan,” terang Kamto.

Masih kata Kamto, pemicu percikan api itu diduga adanya kebocoran dari salah satu gas yang ada di dapur milik tempat usah tersebut.

“Penyebab kebakaran diduga adanya kebocoran gas LPG, tidak ada korban jiwa,” tutup Kamto.

Responsive Images

You cannot copy content of this page