Pekan Budaya, Gubug Wayang Mojokerto Gelar Tari Kreasi Tradisi 2024

Avatar of Lintang
614767A4 70F2 48AB 8A17 B8D2E4C0AD36
Pemukulan gong pekan budaya Tari Kreasi Tradisi 2024 (Lintang/Kabarterdepan.com)

Kota Mojokerto, Kabarterdepancom – Dalam rangka memeriahkan pekan budaya sekaligus peringatan HUT ke-9, Museum Gubug Wayang Sendjojo Njoto Seni Budoyo menghadirkan Tari Kreasi Tradisi 2024 di Selasar Museum Gubug Wayang Mojokerto, Minggu (18/8/2024).

Agenda tahunan yang bertempat di Jalan R.A Kartini Nomor 23 , Mergelo, Kauman, Kecamatan Prajuritkulon, Kota Mojokerto tersebut, kali ini mengusung tema pelestarian kebudayaan ‘Pekan Budaya Tari Kreasi Tradisi 2024 Budaya Tari Simbol Eksistensi Bangsa’.

Acara Tari Kreasi Tradisi 2024 itu ditandai dengan pemukulan gong sebanyak 3 kali secara simbolis oleh Penasihat Museum Gubug Wayang dan Direktur Utama Museum Gubug Wayang.

Dalam kesempatan itu, Ketua Yayasan Sendjojo Nyoto Seni Budoyo yang juga penasihat Museum Gubug Wayang Tri Suhartanto mengatakan bahwa pekan budaya merupakan momentum dan penanda adanya kehidupan berkesenian.

“Dunia seni adalah bagian tak terpisahkan dari kehidupan yang membuat kehidupan lebih indah. Mari kita senantiasa bergandeng tangan untuk mendorong maju budaya dan melestarikannya,” ungkap Suhartanto.

Sementara itu, Manager Museum Gubug Wayang Achmad Sya’dan menambahkan, agenda tahunan ini harapannya tidak hanya sebagai momentum kompetisi, tetapi juga dapat meningkatkan guyub rukun dan melestarikan budaya Indonesia.

Lebih lanjut, Direktur Utama Museum Gubug Wayang Dea Putri Njoto mengharapkan, kegiatan ini dapat menumbuhkan generasi emas Indonesia yang berkarakter budaya luhur dan menjunjung tinggi nilai-nilai budaya tari tradisi.

“Semoga melalui kegiatan pemajuan kebudayaan ini dapat melestarikan sekaligus memberikan wadah untuk menyalurkan minat dan bakat generasi muda dalam bidang Seni Tari Tradisi dan Tari Kreasi Tradisi,” ungkap Dea Putri.

Kegiatan ini mengundang Sanggar Seni dan Komunitas Tari di Jawa Timur, antara lain Mojokerto Raya, Jombang, Sidoarjo, Pasuruan, Malang, Banyuwangi, Gresik dan Surabaya Raya, Lamongan, Madura, Probolinggo, Jember, serta pengisi acara dari Temanggung Jawa Tengah dan Indramayu Jawa Barat.

Pekan budaya tari kreasi tradisi 2024 ini terdiri dari 2 kategori, yakni 20 penyaji tunggal dan 20 penyaji kelompok (setiap kelompok terdapat 5 personil) dan 10 pengisi acara dengan tingkat jenjang usia 8-17 tahun.

Adapun kegiatan ini dimeriahkan penampilan dari sanggar Biyang Agung Art, Rahardjo Mardiko, ADP, Sekar Pregina, Padma Gayatri, Songo Songo, Jellesma Art Dance, Murwita Grup, Aci Amerta, Seni Mustika Giri, Etgar, Jinggo Sobo, Seni Kopi Maknyak, Malang Dance Batu Winarto Ekran, Padepokan Soka Lima, Dharma Budaya, hingga Panji Laras.

Diketahui, turut hadir dalam kesempatan tersebut perwakilan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Jawa Timur, perwakilan Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Kota Mojokerto; perangkat Kelurahan di Kota Mojokerto; serta para hadirin dari berbagai daerah seperti Jawa Timur, Jawa Tengah, hingga Jawa Barat. (*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page