
Kota Mojokerto, Kabarterdepan.com – Kasus Covid-19 di Kota Mojokerto kembali mengalami peningkatan signifikan. Dalam kurun waktu dua hari, tercatat 10 pasien baru terkonfirmasi positif yang mayoritas berasal dari kategori Orang Tanpa Gejala (OTG).
Informasi tersebut disampaikan langsung oleh Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Mojokerto, Gaguk Tri Prasetyo, dalam siaran pers resmi pada Senin (29/6/2020).
Gaguk menjelaskan, sepuluh pasien terkonfirmasi positif tersebut sebelumnya berstatus OTG berdasarkan hasil rapid test. Mereka diketahui memiliki riwayat kontak erat dengan pasien yang telah lebih dulu dinyatakan positif. Setelah dilakukan pemeriksaan lanjutan melalui tes swab, hasilnya menunjukkan positif.
“Yang dinyatakan positif pada hari Minggu ada delapan orang, dan hari ini bertambah dua orang,” ujar Gaguk.
Sebaran Pasien Covid-19 di Kota Mojokerto
Lebih lanjut, Gaguk memaparkan bahwa sebaran pasien di Kota Mojokerto berasal dari sejumlah kelurahan. Rinciannya antara lain:
-
Kelurahan Miji (Pasien 55)
-
Kelurahan Kedundung (Pasien 56)
-
Kelurahan Meri (Pasien 57 dan Pasien 59)
-
Kelurahan Mentikan (Pasien 58)
-
Kelurahan Wates (Pasien 60)
-
Kelurahan Balongsari (Pasien 62)
-
Kelurahan Kauman (Pasien 63)
Sementara itu, dua pasien yang dinyatakan meninggal dunia berasal dari Kelurahan Miji (Pasien 61) dan Kelurahan Balongsari (Pasien 64).
Transmisi Lokal Terjadi di Lingkungan Keluarga
Gaguk menegaskan bahwa peningkatan kasus di Kota Mojokerto saat ini justru banyak berasal dari OTG. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa transmisi lokal, khususnya di lingkungan keluarga, masih terus terjadi.
“Telah terbukti ada satu pasien terkonfirmasi positif yang menyebabkan sedikitnya 10 orang lain dengan riwayat kontak dekat ikut terkonfirmasi positif setelah dilakukan swab. Ini menunjukkan transmisi lokal dalam satu keluarga,” jelasnya.
Oleh karena itu, Gaguk mengimbau masyarakat agar tidak meremehkan bahaya dan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan, seperti:
-
Menghindari kerumunan
-
Menjaga jarak fisik
-
Menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah
-
Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir
-
Menerapkan pola hidup sehat
Berdasarkan data resmi Gugus Tugas, perkembangan kasus di Kota Mojokerto hingga 29 Juni 2020 adalah sebagai berikut:
-
Orang Dalam Risiko (ODR): 5.287 orang
-
Orang Dalam Pemantauan (ODP): 667 orang
-
Orang Tanpa Gejala (OTG): 102 orang
-
Pasien Dalam Pengawasan (PDP): 19 orang
-
PDP meninggal dunia: 7 orang
-
Pasien terkonfirmasi positif: 64 orang
-
Sembuh: 9 orang
-
Meninggal dunia: 4 orang
-
Masih dirawat: 51 orang
-
Data lengkap dapat diakses masyarakat melalui situs resmi covid19.mojokertokota.go.id.
Imbauan Disiplin Protokol Kesehatan
Menutup keterangannya, Gaguk kembali mengingatkan masyarakat untuk tetap patuh menjalankan prosedur tetap (protap) Covid-19, meskipun adaptasi kebiasaan baru telah diberlakukan.
“Boleh keluar rumah, asal tetap patuhi aturan. Jaga jarak, gunakan masker, dan jangan segan menegur jika ada yang lalai,” tegasnya.
