Tingkatkan Kompetensi Pengurus TP PKK, Pemkab Mojokerto Buka Pelatihan LP3-PKK

Avatar of Lintang
WhatsApp Image 2024 06 14 at 9.32.24 AM
Pelatihan Pengelolaan Program dan Penyuluh Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (LP3-PKK). (Kominfo Kab Mojokerto)

Kabupaten Mojokerto, Kabarterdepan.com – Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati mengisi Pelatihan Pengelolaan Program dan Penyuluh Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (LP3-PKK) di Pendopo Graha Maja Tama (GMT), Kamis (13/6/2024) pagi.

Pelatihan yang diinisiasi Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) ini diikuti oleh 18 ketua TP PKK Kecamatan, 299 Ketua TP PKK Desa dan 5 Ketua TP PKK kelurahan.

Pelatihan bagi kader TP PKK se-Kabupaten Mojokerto ini untuk meningkatkan kompetensi kader PKK agar dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara maksimal dalam upaya meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Selain itu, dengan dilaksanakannya kegiatan ini juga diharapkan, dapat meningkatkan pengetahuan sikap dan keterampilan ketua TP PKK Desa dalam merencanakan dan melaksanakan 10 program PKK.

Serta meningkatkan penguatan kelembagaan PKK Desa di Kabupaten Mojokerto dan dapat meningkatkan kerja sama dengan PKK dalam upaya pemberdayaan masyarakat.

Pada pelaksanaan Pelatihan LP3-PKK, Bupati Ikfina juga mengundang TP PKK Provinsi Jawa Timur Reti Andini sebagai narasumber.

Bupati Ikfina dalam arahannya mengungkapkan, salah satu keterampilan yang harus dimiliki oleh ketua TP PKK dalam meningkatkan kompetensinya yakni public speaking.

Hal ini, sangat ditekankan oleh Bupati Ikfina karena sebagai ketua TP PKK harus bisa menyampaikan berbagai informasi maupun program dengan baik kepada seluruh anggotanya

Sehingga, Ia menilai modal utama dalam menguasai public speaking yaitu Ketua TP PKK harus memiliki kepercayaan diri yang tinggi.

“Kunci dari public speaking ini yang pertama adalah kepercayaan diri. Bahwa Anda memang harus melakukan itu dalam menjalankan tugas Anda sebagai tim penggerak PKK,” bebernya.

Tak hanya memiliki kepercayaan diri yang tinggi, orang nomor satu di lingkup Pemkab Mojokerto juga mengatakan dalam menguasai public speaking, Ketua TP PKK juga harus menguasai materi yang akan disampaikan.

“Anda semua harus paham materi apa yang mau disampaikan, ketika kemudian kita tidak tahu dan tidak cukup materi apa yang mau disampaikan tentu ini tidak akan meningkatkan kepercayaan diri dan kesiapan ketika harus berbicara di depan publik,” ujarnya.

Di akhir arahnya, Bupati Ikfina berharap, dengan adanya pelatihan LP3-PKK dapat meningkatkan potensi TP PKK di Bumi Majapahit.

“Mudah-mudah, materi acara ini betul-betul bisa menyupport para penggerak PKK,” harapnya.

Sementara itu, Kepala DPMD Kabupaten Mojokerto Yudha Akbar Prabowo menilai, dengan dilaksanakannya LP3-PKK ini, juga menjadi bagian strategis dari kegiatan PKK sebagai wadah membekali diri demi peningkatan mutu kader yang lebih baik secara bertahap dan berkesinambungan.

“Selain itu, juga untuk penyegaran ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan gerakan PKK dan berbagai informasi yang terus menerus mengalami perubahan yang harus diketahui oleh seluruh kader-kader PKK, agar kader PKK bisa menyikapi secara dinamis, optimis dan kritis,” jelasnya.

Yudha juga mengatakan, pelaksanaan pelatihan LP3-PKK diharapkan dapat meningkatkan fungsi dan kinerja gerakan PKK sesuai dengan kebutuhan perkembangan zaman.

“Meskipun gerakan PKK yang dimotori oleh segenap pengurus tim penggerak PKK itu bersifat relawan, namun saya berharap agar sifat kerelawanan itu harus disertai dengan jiwa dan semangat penggerak PKK, yang pada hakikatnya juga dituntut untuk tahu, mau, dan mampu menjalankan tugas dan fungsinya,” bebernya.

Hal ini ditekankan olehnya, karena saat ini pemerintah sedang mendorong berbagai program pembangunan melalui sejumlah kegiatan, termasuk program pemberdayaan masyarakat dan pemberdayaan keluarga.

“Itu semua dilakukan dalam rangka mewujudkan Indonesia maju sebagai visi pemerintah,” pungkasnya. (*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page