
Jember. Kabarterdepan.Com- Pemkab Jember sangat intens untuk program Percepatan penurunan stunting melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak Dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Jember. Termasuk Pemberdayaan kelompok masyarakat di kampung KB dengan melaksanakan kegiatan sosialisasi dan Edukasi diikuti sekitar 32 peserta dari 12 desa di Aula Bangga Kencana DP3AKB, Selasa (11/6/2024).
Hadir pada kegiatan tersebut , Dinkes, Puskesmas Cakru, ahli gizi, TP. PKK Kabupaten Jember hadir dalam kegiatan ini.
“Kegiatan ini untuk percepatan kampung dahsyat di kampung KB sebagai locus stunting 2024 ” Terang Poerwahyudi, SE Sekretaris DP3AKB Jember.
Masih menurut Poerwahyudi, kegiatan ini dalam rangka memberikan edukasi pada kader posyandu, kader PPKBD .
“Memberikan materi dalam rangka untuk menyusun dan membuat menu yang memiliki nilai gizi untuk mendampingi desa- desa dalam pemberian Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang dibiayai oleh dana desa maupun oleh swadaya masyarakat,” ujarnya.
Dalam sosialisasi tersebut TP PKK juga dilibatkan, hal ini menurut Poerwahyudi karena di desa ada program DPMD melalui desa.
“Program one day one eig (satu hari satu telor) program DPMD yang kita kolaborasikan dengan Program Penurunan Stunting yang di danai dana desa,” ungkapnya.
Dari 12 desa lokus stunting, yaitu Kelurahan Kebonagung, Cakru, Glundengan, lojejer, Sabrang, Sumberejo, Kaliwining, Kemiri, Suci, Rowo Indah dan Dukuh Mencek.
“Jadi mencegah dan Penurunan Stunting dengan dapur sehat Penurunan Stunting, mereka juga kita tugaskan untuk memberikan pendampingan pada Bumil, Balita untuk hadir di Posyandu melalui gerakan intervensi Serentak,” Pungkasnya. (Lana)
