DPRD Kabupaten Jombang Harap Rumah Bung Karno Ditetapkan Sebagai Cagar Budaya

Avatar of Redaksi
WhatsApp Image 2024 06 07 at 9.50.25 AM
Malam Tasyakuran Mengenang Kelahiran Putra Sang Fajar (Ir. Soekarno) dan Dialog Kebangsaan (Kominfo Kab Jombang)

Jombang, Kabarterdepan.com – Ketua Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jombang , Erna Kuswati berharap rumah kelahiran Presiden Pertama Republik Indonesia (RI) yang berada di Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang ditetapkan sebagai cagar budaya.

Hal itu dikatakan Erna Kuswati usai acara Malam Tasyakuran Mengenang Kelahiran Putra Sang Fajar (Ir. Soekarno) dan Dialog Kebangsaan di Gang Buntu Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang, Rabu (5/6/2024) malam.

Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang dan jajaran, perwakilan keluarga Situs Persada Soekarno Dalem Pojok Wates Kediri, Camat Ploso, sejumlah kepala desa di wilayah Kecamatan Ploso, serta masyarakat setempat.

“Karena memang ada dua versi data, harapan kita karena kita sudah punya beberapa data yang valid juga testimoni dari masyarakat setempat dan juga kemudian peninggalan sekolah dan lainnya,” ujar Erna Kuswati.

“Karena memang ada dua versi data, harapan kita karena kita sudah punya beberapa data yang valid juga testimoni dari masyarakat setempat dan juga kemudian peninggalan sekolah dan lainnya,” imbuhnya.

“Makanya kita mendorong supaya nantinya data yang kita punya tentang situs rumah kelahiran Bung Karno ini betul-betul ada di gang buntu Desa Rejoagung Kecamatan Ploso,” tambahnya.

Erna Kuswati menambahkan, pihaknya mendorong agar rumah kelahiran Bung Karno di Ploso Jombang tersebut untuk segera ditetapkan.

“Kalau memang data-data kita sudah bisa diadu dengan data yang Surabaya itu, harapan kita segera Pemerintah Kabupaten Jombang ini segera menetapkan situs rumah kelahiran Bung Karno ini menjadi cagar budaya,” ungkap Erna Kuswati.

Sebelumnya, Camat Ploso Jombang, Tridoyo Purnomo usai upacara memperingati Hari Lahir Pancasila pada tanggal 1 Juni 2024 di lokasi yang sama mengatakan, pihaknya berharap Bung Karno harus diakui lahir di Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang.

“Harapan kita tentunya, Bung Karno harus diakui lahir di Desa Rejoagung, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang,” ujar Tridoyo Purnomo. (*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page