Bocah SD di Jombang Nekat Kabur, Ini Kronologinya

Avatar of Andy Yuwono
WhatsApp Image 2024 05 31 at 10.07.53 PM 1
Ibunda bocah SD yang nekat kabur (Humas Polres Jombang)

Jombang, Kabarterdepan.com – Begini kronologi kaburnya siswa kelas 6 sekolah dasar yang diketahui berinisial MI dari rumah orang tuanya di Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Diberitakan sebelumnya, MI bocah berusia 12 tahun di Kabupaten Jombang, Jawa Timur nekat kabur dari rumah orang tuanya.

Sebelum kabur siswa kelas 6 sekolah dasar itu meninggalkan pesan untuk ibunya, agar tidak mencarinya lagi. MI diketahui kabur dari rumahnya pada Selasa, 28 Mei 2024 sekira pukul 21.30 WIB.

Miming Novianti (38) ibu kandung MI menjelaskan, sebelum kabur dari rumah anaknya sedang bermain petak umpet di belakang rumah bersama 5 temannya.

“Awalnya itu anaknya main petak umpet, saya kasih tahu agar tidak main malam-malam takut kenapa-kenapa,” ujar Miming, Jumat (31/5/2024).

Bocah berusia 12 tahun ini kemudian pulang dan masuk ke dalam kamar, kedua orang tua MI pun mengira jika anaknya yang masih duduk di bangku kelas 6 SD itu sudah tidur.

“Saya tahunya saat keluar mau cas handphone, kemudian melihat kamar MI ternyata ia tidak ada,” jelasnya.

Sang Ibu panik dan mencari MI, hingga akhirnya melihat pintu belakang rumah terbuka.

“Saya lihat pintu belakang terbuka, saya langsung mencarinya sampai jam 02.00 WIB malam belum ketemu sampai sekarang,” kata dia.

Miming kemudian kembali masuk ke kamar MI dan menemukan secarik kertas yang berisi pesan haru tulisan tangan MI.

“Surat itu isinya mau mencari ayah kandungnya yang bernama Sanu yang tinggal di Lumajang,” kata dia.

Karena khawatir, Miming pun melaporkan atas kepergian MI ke Polsek setempat, berharap MI segera pulang ke rumah.

“Saya khawatir sebab anak ini tidak tahu sama sekali wajah ayahnya sebab, dari bayi sudah pisah,” jelasnya.

Terpisah, Kapolsek Ngusikan Iptu Suraji mengatakan, orang tua MI telah melaporkan kejadian tersebut.

“Upaya kepolisian yang jelas menyebar info di medsos dan grup, mencari informasi keberadaan bapaknya yang berada di Lumajang,” kata dia.

Koordinasi dengan pihak kepolisian di Lumajang juga telah di lakukan, namun hingga saat ini pencarian MI masih tetap nihil.

“Sudah di cek di rumah keluarga tapi hasilnya masih nihil,” pungkasnya. (*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page