
Kota Mojokerto, Kabarterdepan.com – S. Imroatul Ulfiah atau yang akrab di sapa Ulfi adalah wanita berusia 44 tahun yang berprofesi sebagai Penyuluh Agama Islam di Kantor Kementerian Agama Kota Mojokerto ini berhasil menggagas sebuah program yang diberi nama “Naga Bonar”.
Naga Bonar adalah sebuah akronim dari ‘Ketahanan Keluarga Bebas Obat Terlarang dan Narkoba’. Program ini berawal dari keresahan terhadap tingginya angka penyalahgunaan narkoba pada kalangan remaja khususnya di Kota Mojokerto.
“Jadi pada intinya upaya ini dilakukan dengan cara memperkuat ketahanan keluarga, yaitu ayah, ibu dan anak agar dapat membentengi diri dari pengaruh internal dan eksternal serta mencegah penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja,” ungkap Ulfi di tengah kesibukannya kepada Kabarterdepan.com.
Gayung bersambut, lanjut Ulfi, gagasannya ini diamini dan diberikan ruang seluas-luasnya oleh BNN Kota Mojokerto dengan mengandeng Ulfa sebagai narasumber, motivator dan juga fasilitator pada setiap kegiatan BNN sejak tahun tahun 2021.

“Naga Bonar ini dilakukannya dengan bersinergi bersama BNN kota Mojokerto melalui kegiatan bersama orang tua dan anak usia setingkat SMP (13 – 15 tahun) untuk mendapatkan edukasi, sosialisasi dan penguatan parenting yaitu pola pengasuhan, komunikasi orang tua dan anak, serta pendekatan moral, akhlaq dan sentuhan spiritual,” tutur Ulfi yang juga Ketua Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kota Mojokerto
Menurutnya, upaya yang dilakukan ini bisa membawa dampak positif dengan tingkat keberhasilan mencapai angka 55 persen.
“Alhamdulillah, angka 55 persen ini diukur dari hasil test dan wawancara yang dilakukan sebelum dan sesudah pelaksanaan program Naga Bonar ini,” jelasnya.
Berkat gagasan dan upaya program Naga Bonar ini telah membawa S. Imroatul Ulfiah sebagai Penyuluh Agama Islam terbaik di Jawa Timur kategori penegakan hukum dan sekaligus menjadi utusan Jawa Timur dalam kompetisi PAI award tingkat Nasional.
Atas keberhasilan penyuluh wanita yang berkarir sejak tahun 2009 ini, PJ. Wali Kota Mojokerto, Moh Ali Kuncoro beserta sekretaris Daerah dan jajaran kepala OPD di Kota menyampaikan apresiasi dan dukungannya pada program yang telah dilakukannya.
“Semoga ke depan bisa lebih bermanfaat lagi bagi umat khususnya kota Mojokerto,” pungkas Mas Pj, sapaan akrab Ali Kuncoro. (ADV)
