
Kota Mojokerto, kabarterdepan.com – Kelurahan Gununggedangan, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto mendapatkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa 30 tabung alat pemadam api ringan (APAR) dari perusahaan Fire Protection Technogy ( Firetech).
Penyeraharan bantuan itu dilakukan di Kantor Kelurahan Gununggedangan Kecamatan Magersari, Rabu (29/5/2024) pagi.
Usai penyerahan bantuan, dilanjutkan dengan edukasi dan praktik penggunaan APAR oleh General manager Firetech, Musson Mongit yang diikuti oleh ketua RT dan RW di Kelurahan Gununggedangan. Musson Mongit memperagakan cara memegang, membawa dan cara menggunakan APAR dengan baik dan benar.
Musson Mongit mengatakan, pada dasarnya isi dari tabung APAR ini ada dua jenis, yakni isi Co2 dan isi powder. Harga jenis powder, perkilonya Rp 50 ribu sampai Rp 55 ribu.
“Itu ada kriteria 70 prosen dan 90 prosen kadar, jenis kadar inilah yang menentukan kualitas dalam padamkan api, “ katanya.
Musson Mongit juga mengatakan akan terus memperluas bantuan CSR sekaligus memperkenalkan produk Firetech kepada masyarakat luas. Pemberian CSR Firetech di Kelurahan Gununggedangan ini diakuinya merupakan yang pertama kali. Namun pihaknya akan terus mengembangkan ekspansinya di kelurahan atau desa di wilayah Mojokerto raya.
CSR Untuk Kelurahan Gununggedangan
“Saya berharap bisa bantu CSR tidak hanya di kelurahan Gunung gedangan, tapi keseluruh kelurahan atau desa di Mojokerto raya, bahkan daerah lain, “ tandasnya.
Musson Mongit menegaskan pihaknya juga memberi kemudahan pada customer dalam melakukan pembelian tabung APAR maupun pengisian ulang tabung apar.
“Kami beri pelayanan prima dan respon cepat pada costumer, mekanisme tinggal kontak, maka pihak kami akan kunjungi siap antar / ambil tabung apar,“ ujarnya.
Di tempat yang sama Kasatpol PP Kota Mojokerto Modjari mengapresiasi, bentuk kepedulian perusahaan firetech pada masyarakat. Menurutnya pemberian tabung APAR serta edukasi itu sangat menguntungkan bagi masyarakat kota Mojokerto.
“Adanya CSR dari Firetech ini Perusahaan dan masyarakat bisa saling take and give,“ katanya.
Modjari menambahkan, selama ini peristiwa kebakaran di Kota Mojokerto mayoritas menimpa rumah tangga, dan penyebab kebakaran ialah korsleting listrik.
“Kami imbau masyarakat kalau bepergian, pastikan perabotan yang gunakan instalasi listrik, itu dimatikan seperti AC, kulkas, Televisi, penyebab kebakaran itu rata – rata dari hubungan arus listrik, “ tukasnya.
Sementara itu Lurah Gununggedangan Kecamatan Magersari Kota Mojokerto, Andika Prakasa mengucapkan terima kasih kepada pihak firetech yang telah memberikan bantuan edukasi dan tabung Apar. Bantuan itu diharapkan akan meminmalisir terjadinya kebakaran.
“Saya harap setelah terima bantuan tabung apar dan edukasi pemakaian, masyarakat bisa meminimalisir terjadinya kebakaran,” ucapnya.
Seluruh tabung APAR yang sudah diterima, lanjut Lurah Andhika, selanjutnya akan ia distribusikan kepada 9 RW, masing masing RW diberikan 3 tabung apar, kemudian Kelompok kampung siaga bencana diberikan 3 tabung.
“Tabung apar ini penggunaan untuk masyarakat luas, namun penempatannya ditaruh di tempat kantor balai RW/RT tempat tinggalnya ketua RT/ RW, hal itu sekiranya bisa cepat penanganan kalau ada kebakaran,” tutupnya. (*)
