Bali  

Jadi Paviliun Terbaik di 10th World Water Fair and Expo, Hadirkan Teknologi Pengelolaan Air dari Korea Selatan

Avatar of Lintang
WhatsApp Image 2024 05 25 at 8.36.07 AM 1
Fair and Expo menampilkan sejumlah inovasi pengelolaan air dan produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Pameran inovasi pengelolaan sumber daya air “10th World Water Forum Fair and Expo” di Bali Nusa Dua Convention Centre (BNDCC), Bali resmi dibuka, Senin (20/5/2024).

Badung, Kabarterdepan.com – Paviliun Korea Utara Selatan (Korsel) mendapat penghargaan sebagai paviliun terbaik pada 10th World Water Fair and Expo di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC).

Saat bertandang ke Paviliun Korsel di Fair dan Expo World Water Forum ke-10, pengunjung disajikan tulisan Bridging the Gap: Technology and Knowledge Sharing, atau Menjembatani Kesenjangan, Berbagi Teknologi dan Pengetahuan, di salah satu pintu masuk paviliun tersebut.

Paviliun Korsel mendapatkan kunjungan sejumlah mahasiswa, Jumat (24/5/24). Mereka tampak bergeming, tekun menyaksikan tayangan yang tersaji di layar dengan panduan dari staf paviliun.

“Pengetahuan yang disampaikan sangat relevan dengan ilmu yang saat ini kami pelajari,” ungkap Jessica, salah satu mahasiswa semester 6 Universitas Udayana Jurusan Ilmu Kelautan yang datang bersama teman-temannya.

Sementara itu, Peneliti Utama Departemen Pendidikan dan Informasi Bencana Air, Korea Institute of Hydrological Survey (KIHS) Shim Eun Jeong mengatakan, paviliun tersebut dikelola oleh Kementerian Lingkungan Korsel.

Dr. Shim juga menambahkan, negaranya juga berkomitmen untuk berbagi teknologi dan pengetahuan dengan negara-negara lain.

“Di Korea, kami punya banyak proyek terkait sumber daya air. Kami juga punya sistem untuk membuat keputusan dalam manajemen air. Korea Selatan saat ini sedang mengembangkan digitalisasi dan inovasi serta memanfaatkan Artificial Intelligence (AI) dan membuat big data, serta menggunakan satelit untuk mengelola air di Korea,” ujarnya.

Berbagai informasi yang ada di Paviliun Korea Selatan dapat dilihat di situs resmi Kementerian Lingkungan Korea http://eng.me.go.kr/eng/web/main.do.

Diketahui, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/ Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/ Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin membuka secara resmi pameran bersama Ketua Inter-Parliamentary Union (IPU) Puan Maharani dan Presiden World Water Council Loic Fauchon.

“Kami melibatkan para pelaku UMKM agar acara ini dapat memberikan dampak yang luar biasa pada terbukanya peluang usaha dan lapangan kerja,” kata Menparekraf Sandiaga.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono pun berkesempatan mengunjungi paviliun tersebut, Jumat (24/5/2024).

Kemenparekraf/Baparekraf secara khusus juga mendukung gelaran Fair and Expo dengan menghadirkan Paviliun Indonesia yang menampilkan inovasi-inovasi pengelolaan sumber daya air.

Fair and Expo World Water Forum ke-10 diikuti oleh 116 peserta dari 17 negara yang tersebar di sejumlah paviliun organisasi dan negara. Pameran dapat dikunjungi hingga 25 Mei 2024. (*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page