Pria Paruh Baya Ditemukan Terbujur Kaku di Area Lahan Tebu

Avatar of Andy Yuwono
Polisi melakukan olah TKP di Dusun Lolawang, Desa Lolawang, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto (Andy / Kabarterdepan.com)
Polisi melakukan olah TKP di Dusun Lolawang, Desa Lolawang, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto (Andy / Kabarterdepan.com)

Kabupaten Mojokerto, Kabarterdepan.com – Pria paruh baya yang merupakan penebang tebu ditemukan tak bernyawa di tengah tengah area lahan tebu di Dusun Lolawang, Desa Lolawang, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (18/5/2024) malam.

Korban pertama kali ditemukan rekan kerjanya yang mencarinya sejak sore hari lantaran tak kunjung kembali ke tempat kosnya yang berada di Desa Purwojati, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto.

Korban diketahui bernama Dayat (51) asal Desa Boto, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo yang ditemukan telah terbujur kaku di area lahan tebu sekitar pukul 20.00 WIB.

Sumarsih, rekan korban yang merupakan satu tempat kos kosan mengatakan, awalnya korban yang merupakan sehari hari bekerja pemotong tanaman tebu itu tak kunjung kembali ke tempat kosnya, hingga beberapa rekan kerjanya mencarinya ke lokasi.

“Hilang sejak 04.00 WIB tadi tuh enggak ada di kos-kosan akhirnya dicari,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, korban sejak beberapa waktu terakhir bekerja menebang tebu di lahan puluhan hektare bersama pekerja yang lain sejak pagi hari.

“Kesehariannya kerja menebang tebu, disini 15 orang,” terangnya.

Hingga akhirnya, ia bersama teman kerjanya mencarinya ke lahan tebu dengan menelefon handphone korban hingga berdering sehingga korban pun berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

“Biasanya pulang tapi kok gak ada, gak tahunya udah sini, enggak pernah bilang sakit,” tandasnya.

Kapolsek Ngoro, Kompol Heru Purwandi, saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut, menurutnya pihaknya mendapatkan laporan dari masyarakat terkait adanya penemuan jenazah berada di area ladang tebu.

“Kami datang ke lokasi posisi dalam kondisi meninggal dunia,” ucap Kapolsek.

Guna penyelidikan lebih lanjut Jenazah korban lalu dibawa ke Rumah Sakit Pusdik Bhayangkara watukosek untuk dilakukan visum.

“Untuk sementara kita laksanakan tindak lanjut, kita datangkan tim Inafis dari Polres,” pungkas Heru. (*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page