
Jakarta, Kabarterdepan.com – Debat perdana Calon Presiden (Capres) yang digelar Selasa (12/12/2023) meninggalkan beberapa catatan.
Salah satunya partai koalisi Perubahan ditantang untuk menjadi oposisi sejati dan keluar dari kabinet Indonesia Maju. Hal ini disampaikan dalam hasil survei yang dilakukan Fahri Hamzah dalam akun X (Twitter).
Dikutip Kabarterdepan.com dalam akun @Fahrihamzah Jumat (15/12/2023), politikus Partai Gelora tersebut menggelar survei.
“Menurut netizen parpol pendukung capres nomor satu gimana baiknya?” tulisnya di akun X.
Ada dua pilihan yang ditampilkan, yakni tetap dalam kabinet dan mundur dari kabinet. Diketahui koalisi perubahan terdiri dari partai Nasdem, PKS dan PKB. Ada beberapa Menteri yang berasal dari Nasedm dan PKB yang saat ini menjabat di Kabinet Indonesia Mju Presiden Jokowi.
Menurut data yang diperoleh, survei itu diikuti 1.513 akun X. hasilnya sebanyak 32 persen memilih tetap dalam kabinet dan 68 persen mengharapkan mundur dari kabinet.
Fahri Hamzah dalam akun X yang dilihat, Kamis (14/12/2023) njuga menyebut berdasarkan kabar yang didapatkannya, pengunduran diri ini bagian dari penegasan Anies soal sikap oposisi.
“Baru mendengar kabar baik bagi demokrasi kita bahwa calon presiden nomor 1 akan mengumumkan bahwa seluruh partai pendukungnya akan mundur dari kabinet pekan ini. Katanya ini dalam rangka memantapkan posisi sebagai oposisi di Pemilu nanti. (Info ini perlu ditanyakan kepada yang bersangkutan),” cuit Fahri.
Menyikapi hal itu, politikus Partai NasDem Ahmad Sahroni santai pernyataan Fahri tersebut. Bagi Sahroni, Fahri hanya ingin viral.
“Om Fahri lagi viral kayaknya tumben bener buat isunya. Om Fahri yang saya tau sangat Intelek orangnya nggak mudah dapet isu. Rasanya mau cari viral aja,” kata Sahroni yang juga Bendahara Umum (Bendum) Partai NasDem.
Sahroni menegaskan kabar tersebut tidak benar. “Tidak betul sama sekali,” imbuhnya.
Sementara itu Waketum PKB Jazilul Fawaid menyebut kabar yang disampaikan Fahri tidak benar. Dia menyebut Fahri hanya bicara hasil karangan.
“No comment. Saya nggak nanggapi hasil karangan,” ujarnya. (*)
