Alami Depresi dan Lukai Diri Sendiri, Warga Jombang Dievakuasi Petugas ke RSJ Lawang

Avatar of Redaksi
lukai
Rifai pria depresi hingga melukai diri sendiri asal Desa Budug, Sumobito, Jombang, saat diamankan oleh petugas gabungan. (Karimatul Maslahah/kabarterdepan.com)

Jombang, kabarterdepan.com – Seorang pria bernama Rifai (36) warga Desa Budug, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, terpaksa diamankan oleh petugas gabungan dari TNI, Polri, dan perangkat desa setempat karena diduga mengalami depresi serta membawa senjata tajam (sajam) yang membahayakan diri sendiri dan warga sekitar.

Peristiwa bermula saat Rifai dilaporkan mendatangi kediaman guru mengajinya, Solikan (60), dengan membawa sebilah sabit. Sambil mengomel tidak jelas, ia mengaku mendapatkan ‘wangsit’.

Beruntung, sang guru berhasil menenangkan pelaku hingga sabit tersebut diserahkan secara sukarela.

Lukai Diri Sendiri Gunakan Sajam

Namun, situasi kembali memanas saat Rifai pulang ke rumah dan justru mengambil pisau dapur stainless sepanjang 25 cm. Ia bahkan sempat melukai tangan dan dadanya sendiri menggunakan senjata tersebut.

Mendapat laporan dari masyarakat, Bhabinkamtibmas Aipda Abdul Rohman, Babinsa Sertu Heri, dan Kepala Dusun Hadi Kuswoyo langsung menuju lokasi. Saat hendak didekati, pelaku sempat mencoba melarikan diri sambil mengacungkan pisau.

“Petugas bersama warga akhirnya berhasil melumpuhkan pelaku. Saat diinterogasi, kondisinya memang tidak stabil, bicaranya melantur, dan cenderung marah-marah,” ujar Kapolsek Sumobito, AKP Bagus Tejo Purnomo, Rabu (4/2/2026).

WhatsApp Image 2026 02 04 at 8.20.50 AM 1

Berdasarkan hasil koordinasi antara pihak kepolisian, Pemerintah Desa Budug Sidorejo, dan pihak keluarga, diputuskan bahwa Rifai membutuhkan penanganan medis spesialis.

“Atas permintaan keluarga dan pihak desa, yang bersangkutan langsung dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Lawang guna menjalani pemeriksaan kesehatan kejiwaan lebih lanjut,” tambah AKP Bagus Tejo Purnomo.

Saat ini, situasi di Dusun Budug telah kembali kondusif. Petugas mengimbau warga untuk tetap tenang dan segera melapor jika melihat tindakan warga yang berpotensi membahayakan ketertiban umum. (Karimatul Maslahah)

Responsive Images

Tinggalkan komentar

You cannot copy content of this page