Musrenbang Gedongan, Wali Kota Mojokerto Dorong Daya Saing Sektor Unggulan

Avatar of Redaksi
Musrenbang Gedongan
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari berfoto bersama di acara Musrenbang Gedongan. (Ezra/kabarterdepan.com)

Kota Mojokerto, KabarTerdepan.com – Musrenbang Gedongan Dorong Ketahanan Ekonomi dan Budaya menjadi fokus utama dalam forum perencanaan pembangunan tingkat kelurahan yang digelar di Kelurahan Gedongan, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, Rabu (21/01/2026). Kegiatan ini menjadi ruang strategis bagi warga dan pemangku kepentingan untuk menyatukan gagasan pembangunan setahun ke depan.

Wali Kota Mojokerto Hj. Ika Puspitasari, S.E. menjelaskan bahwa musyawarah perencanaan pembangunan kelurahan merupakan agenda rutin yang selalu dilaksanakan setiap awal tahun sebagai dasar penyusunan arah pembangunan wilayah.

Tujuan Musrenbang Gedongan

Forum Musrenbang Gedongan ini dimanfaatkan untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus menyelaraskannya dengan kebijakan pembangunan daerah.

“Agenda musyawarah perencanaan pembangunan kelurahan ini dilaksanakan secara rutin setiap awal tahun. Melalui forum ini kita bermusyawarah untuk merencanakan pembangunan di Kelurahan Gedongan satu tahun ke depan,” ujar Hj. Ika Puspitasari, S.E.

Tema pembangunan tahun ini diarahkan pada penguatan ekonomi dan sosial budaya melalui peningkatan daya saing sektor unggulan daerah. Tema tersebut menjadi rujukan utama dalam penyampaian dan pembahasan usulan pembangunan dari masyarakat.

“Tema tahun ini adalah meningkatkan ketahanan ekonomi dan sosial budaya melalui daya saing sektor unggulan daerah,” ujar Hj. Ika Puspitasari, S.E.

WhatsApp Image 2026 01 21 at 12.08.28 PM 1

Ia menegaskan bahwa seluruh usulan yang disampaikan warga harus selaras dengan tema tahunan agar program pembangunan berjalan terarah dan tepat sasaran. Menurutnya, kedisiplinan dalam mengikuti tema akan memperkuat efektivitas perencanaan pembangunan kelurahan.

“Musyawarah perencanaan pembangunan ini menjadi wadah untuk mengusulkan kebutuhan warga Kelurahan Gedongan. Namun yang perlu digarisbawahi, seluruh usulan harus mengacu pada tema tahunan,” ujar Hj. Ika Puspitasari, S.E.

Ketahanan sosial budaya, lanjutnya, perlu dibangun dengan kembali menguatkan nilai-nilai budaya bangsa yang menjadi jati diri Indonesia. Nilai sejarah dan budaya lokal dipandang sebagai fondasi penting dalam menjaga kohesi sosial masyarakat.

“Ketahanan sosial budaya kita kembalikan pada akar budaya bangsa. Indonesia mengadopsi nilai-nilai luhur yang telah disampaikan oleh Patih Gajah Mada melalui Sumpah Palapa,” ujar Hj. Ika Puspitasari, S.E.

Selain itu, ia juga memaparkan sektor unggulan yang menjadi kekuatan Kota Mojokerto, meliputi Usaha Mikro Kecil dan Menengah, industri alas kaki dari sektor Industri Kecil Menengah, serta seni budaya dan sejarah warisan Majapahit.

“Daya saing sektor unggulan Kota Mojokerto meliputi Usaha Mikro Kecil dan Menengah, industri alas kaki dari Industri Kecil Menengah, serta seni budaya dan sejarah warisan Majapahit,” ujar Hj. Ika Puspitasari, S.E.

Menutup arahannya, Wali Kota Mojokerto mengajak seluruh peserta musrenbang untuk bermusyawarah secara serius dan bijak dalam merumuskan usulan prioritas yang benar-benar dibutuhkan masyarakat Kelurahan Gedongan.

“Selamat bermusyawarah untuk merumuskan usulan yang paling penting dan paling dibutuhkan lingkungan Kelurahan Gedongan, sesuai dengan tema yang telah ditetapkan,” ujar Hj. Ika Puspitasari, S.E.(Ezra)

Responsive Images

You cannot copy content of this page