
Kota Mojokerto, kabarterdepan.com – Dalam acara Educatopia yang digelar oleh Kabar Terdepan pada Jumat (9/1/2026) hingga Minggu (11/1/2026) di Grand Atrium Sunrise Mall Kota Mojokerto, booth Universitas Mayjen Sungkono (Unimas) menjadi salah satu stan yang paling diminati pengunjung.
Antusiasme terlihat dari banyaknya calon mahasiswa dan orang tua yang datang untuk menggali informasi seputar kampus tertua di Kota Mojokerto tersebut.
Perwakilan Universitas Mayjen Sungkono, Muhammad Ridho, menyampaikan bahwa kampusnya memiliki sejarah panjang dalam dunia pendidikan tinggi di Mojokerto serta telah memiliki akreditasi yang baik.
“Dari Mayjen Sungkono ini kampusnya yang pertama kali ada di Kota Mojokerto. Kemudian untuk akreditasinya itu sudah baik sekali,” ujarnya.
Lima Fakultas dengan Program Studi Unggulan
Muhammad Ridho menjelaskan, saat ini Universitas Mayjen Sungkono memiliki lima fakultas, yakni Fakultas Ekonomi, Fakultas Hukum, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), serta Fakultas Pertanian. Dari seluruh fakultas tersebut, Fakultas Ekonomi menjadi salah satu yang paling diminati oleh calon mahasiswa.
“Yang jadi favorit itu Fakultas Ekonomi, terutama Program Studi Manajemen. Kalau Fakultas Ekonomi kan ada dua prodi, yaitu Manajemen dan Akuntansi. Yang paling banyak peminatnya itu Manajemen,” jelasnya.
Ia menambahkan, pada tahun akademik 2025, Program Studi Manajemen membuka enam kelas dalam satu angkatan, sedangkan Program Studi Akuntansi membuka tiga kelas.
Fasilitas Beasiswa dan Sistem Pembelajaran Hybrid
Tak hanya menawarkan program studi unggulan, Universitas Mayjen Sungkono juga menyediakan berbagai fasilitas penunjang bagi mahasiswa, salah satunya adalah program beasiswa.
“Kami juga ada program beasiswa untuk mahasiswa berprestasi, kemudian beasiswa KIP juga ada,” kata Ridho.
Selain itu, sistem pembelajaran di Universitas Mayjen Sungkono kini telah mengarah ke metode hybrid, yang memadukan pembelajaran daring dan luring.
“Untuk pembelajaran, kita sudah menuju ke pembelajaran hybrid. Jadi bisa online dan bisa offline,” imbuhnya.
Kelas Khusus Pekerja Jadi Daya Tarik
Ridho juga mengungkapkan bahwa sebagian besar mahasiswa Universitas Mayjen Sungkono merupakan para pekerja. Oleh karena itu, kampus menyediakan kelas khusus untuk memfasilitasi mahasiswa yang bekerja namun tetap ingin melanjutkan pendidikan tinggi.
“Kita juga ada kelas khusus pekerja. Jadi untuk memfasilitasi yang memang bekerja tetapi benar-benar tidak ada waktu untuk kuliah setiap hari,” jelasnya.
Jadwal Pendaftaran dan Rincian Biaya DPP
Terkait penerimaan mahasiswa baru, Ridho menjelaskan bahwa pendaftaran telah dibuka dan dibagi menjadi tiga gelombang. Gelombang pertama berlangsung pada Januari hingga Maret 2026, gelombang kedua pada April hingga Juni, dan gelombang ketiga pada Juli hingga September 2026.
Ia juga memaparkan rincian Dana Pengembangan Pendidikan (DPP) untuk masing-masing kelas. Untuk kelas pagi, DPP ditetapkan sebesar Rp3.500.000, sedangkan kelas sore sebesar Rp4.000.000.
“Untuk gelombang dua sampai tiga, DPP akan bertambah Rp500.000. Jadi semakin tinggi gelombangnya, akan semakin naik biaya DPP Rp500.000,” pungkasnya.
Dengan berbagai program unggulan, fleksibilitas waktu kuliah, serta dukungan beasiswa, Universitas Mayjen Sungkono terus berupaya menjadi pilihan utama bagi masyarakat Mojokerto dan sekitarnya dalam menempuh pendidikan tinggi. (Izhah)
