Angka Kematian Laka Lantas di Jombang Naik, Korban Didominasi Pelanggaran Pengendara

Avatar of Redaksi
jombang
Salah satu laka lantas di Kabupaten Jombang yang menyebabkan korban meninggal. (Karimatul Maslahah/kabarterdepan.com)

Jombang, kabarterdepan.com – Jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Jombang mengalami peningkatan dalam setahun terakhir, meski angka kejadian kecelakaan justru menurun.

Pada tahun 2024 tercatat sebanyak 1.116 kasus kecelakaan lalu lintas dengan korban meninggal dunia mencapai 239 orang. Sementara pada 2025, jumlah kecelakaan menurun menjadi 928 kasus, namun korban meninggal dunia meningkat menjadi 249 orang.

“Angka kematiannya naik sebesar 4,18 persen,” ujar Kepala Satlantas Polres Jombang, Iptu Rita Puspitasari, Selasa (6/1/2026).

Tak hanya korban meninggal, jumlah korban luka dan kerugian materiil juga mengalami peningkatan. Pada 2024, korban luka berat tercatat lima orang dan luka ringan sebanyak 1.863 orang, dengan total kerugian materiil mencapai Rp1.620.400.000.

Korban Laka di Jombang 2025

Sedangkan pada 2025, korban luka berat meningkat menjadi 10 orang dan luka ringan 2.002 orang. Nilai kerugian materiil pun melonjak hingga Rp2.179.645.750.

Iptu Rita menjelaskan, kecelakaan lalu lintas di Jombang dipicu oleh berbagai faktor, mulai dari kondisi alam, jalan, kendaraan, hingga faktor pengemudi dan teknologi. Namun, penyebab dominan berasal dari kelalaian pengendara yang diawali dengan pelanggaran lalu lintas.

“Bisa karena pengemudi ugal-ugalan, kehilangan konsentrasi akibat mengantuk atau kelelahan, hingga pelanggaran lalu lintas lainnya yang berujung kecelakaan,” jelas perwira polisi yang bergabung dengan institusi Polri sejak 2002 tersebut.

Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan menambahkan, pihak kepolisian terus berupaya menekan angka kecelakaan, khususnya yang melibatkan kalangan anak muda.

Upaya tersebut dilakukan melalui sosialisasi dan edukasi keselamatan serta tertib berlalu lintas secara rutin, baik di sekolah maupun pondok pesantren.

“Di berbagai kesempatan kami selalu mengingatkan masyarakat agar berhati-hati dan waspada di jalan raya. Jangan sampai menjadi korban kecelakaan, terlebih sebagai pelaku. Keselamatan adalah yang utama dalam berkendara,” tegasnya. (Karimatul Maslahah)

Responsive Images

You cannot copy content of this page