Aksi Formabes di RS Nindhita Memanas, Kapolres Sampang Tolak Massa Mendekat Demi Keamanan

Avatar of Redaksi
Formabes
Formasa berdebat dengan Kapolres Sampang (fais/kabarterdepan.com)

Sampang, kabarterdepan.com – Ketegangan sempat terjadi dalam aksi unjuk rasa yang digelar Forum Madura Bersatu (Formabes) di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur.

Massa aksi terlibat debat panas dengan Kepala Polres Sampang AKBP Hartono, saat berada di radius sekitar 100 meter menuju Rumah Sakit (RS) Nindhita, Senin (29/12/2025) siang.

Insiden adu argumen itu dipicu keinginan massa Formabes untuk melintas mendekati RS Nindhita, lokasi yang menjadi pusat tuntutan aksi terkait dugaan kasus malapraktik.

Pihak Formabes mengaku telah menyepakati tidak akan melakukan orasi dan hanya ingin melintas secara tertib.

Namun, Kapolres Sampang AKBP Hartono tetap bersikukuh tidak memberikan izin, dengan alasan menjaga keamanan dan kondusivitas di sekitar area rumah sakit.

“Kami sudah menyampaikan keinginan untuk lewat tanpa orasi, tanpa pengeras suara. Tapi tetap tidak diizinkan,” ujar salah satu koordinator lapangan Formabes di sela aksi, Senin (29/12/2025).

Sikap tegas Kapolres Sampang tersebut sempat memicu adu argumen terbuka antara kedua belah pihak. Aparat kepolisian terlihat membentuk barikade dan memberikan pemahaman kepada massa aksi agar tidak melanggar ketentuan pengamanan yang telah ditetapkan.

Kapolres Sampang AKBP Hartono menegaskan, langkah tersebut diambil semata-mata untuk mencegah potensi gangguan keamanan dan memastikan aktivitas pelayanan kesehatan di RS Nindhita tetap berjalan normal.

“Kami bertanggung jawab menjaga situasi tetap kondusif. Rumah sakit adalah objek vital pelayanan publik, sehingga tidak boleh ada aktivitas yang berpotensi mengganggu,” tegas AKBP Hartono.

WhatsApp Image 2025 12 29 at 11.59.52 AM

Massa Formabes Pilih Jalur Alternatif

Setelah melalui perdebatan yang cukup alot, pihak Forum Madura Bersatu akhirnya memilih mengalah. Massa aksi bersedia mengikuti arahan kepolisian dengan melewati jalur alternatif yang telah ditentukan oleh Polres Sampang.

Langkah tersebut dilakukan demi menghindari benturan fisik serta menjaga aksi tetap berjalan aman dan tertib. Massa kemudian melanjutkan aksinya melalui rute yang telah disepakati bersama aparat kepolisian.

Pantauan kabarterdepan.com di lokasi, situasi kembali kondusif setelah massa Formabes mengikuti arahan aparat. Pengamanan ketat tetap dilakukan hingga aksi dinyatakan selesai tanpa insiden lanjutan.

Aksi Formabes sendiri merupakan bentuk desakan kepada pihak terkait agar bertanggung jawab atas dugaan kasus malapraktik yang terjadi di RS Nindhita Sampang. (Fais)

Responsive Images

You cannot copy content of this page