Alun-alun Kota Mojokerto, Pesona Spirit of Majapahit di Jantung Kota

Avatar of Jurnalis: Cak Rawi
Alun-Alun Mojokerto
Alun-alun Kota Mojokerto.

Mojokerto, Kabarterdepan.com – Alun-alun Mojokerto kini telah bertransformasi menjadi ikon wisata yang menakjubkan dengan identitas baru sebagai Alun-Alun Wiraraja.

Sebagai pusat gravitasi kota, alun-alun ini menawarkan perpaduan unik antara ruang publik modern dan pelestarian sejarah besar Kerajaan Majapahit.

Keberadaan ruang publik pusat kota ini bukan sekadar lapangan terbuka, melainkan representasi kebanggaan warga yang menonjolkan arsitektur khas masa keemasan Nusantara.

Kini, Alun-Alun Mojokerto menjadi destinasi utama bagi wisatawan yang ingin merasakan atmosfer sejarah sekaligus menikmati fasilitas rekreasi keluarga yang lengkap di tengah kota.

Jejak Sejarah dan Filosofi Wiraraja

Didirikan sejak tahun 1838, alun-alun awalnya merupakan bagian dari pembangunan infrastruktur pemerintahan kolonial.

Namun, melalui revitalisasi terbaru, tempat ini diberi nama Alun-Alun Wiraraja. Nama tersebut diambil dari Aria Wiraraja, tokoh kunci dalam berdirinya Majapahit.

Di tengah Alun-Alun Mojokerto, berdiri tegak Tugu Proklamasi setinggi 45 meter dengan puncak berbentuk bunga teratai (Padma) yang melambangkan kemerdekaan dan kesucian.

Fasilitas dan Daya Tarik Utama

Revitalisasi Alun-Alun Mojokerto membawa banyak perubahan signifikan yang ramah bagi semua kalangan. Beberapa daya tarik yang bisa Anda temukan antara lain:

  • Sky Walk Majapahit: Sebuah jembatan layang estetik di sisi utara alun-alun yang memungkinkan pengunjung menikmati pemandangan kota dari ketinggian.

  • Replika Candi: Di sudut-sudut alun-alun, terdapat miniatur Candi Tikus dan Candi Brahu yang mempertegas julukan Mojokerto sebagai “Bumi Majapahit“.

  • Area Ramah Anak & Lansia: Tersedia playground modern bagi anak-anak dan taman refleksi batu untuk lansia, menjadikan alun-alun tempat rekreasi lintas generasi.

Wisata Kuliner di Sekitar Alun-Alun Mojokerto

Belum lengkap rasanya berkunjung ke alun-alun tanpa mencicipi kulinernya. Di sekitar kawasan ini, terdapat pusat kuliner PKL yang tertata rapi.

Anda bisa mencoba Sate Pak Djamil yang legendaris atau menikmati berbagai jajanan tradisional di Sky Walk. Saat malam tiba, alun-alun berubah menjadi pusat kuliner malam yang semarak dengan lampu-lampu hias yang indah.

Jika ingin menikmati suasana alun-alun dengan maksimal, datanglah pada sore hari menjelang matahari terbenam.

Pada hari Minggu pagi, kawasan Alun-Alun Mojokerto juga menjadi lokasi Car Free Day (CFD) yang penuh dengan kegiatan olahraga dan bazar UMKM. Akses ke lokasi ini sangat mudah karena berada tepat di titik nol pusat kota dan tidak dipungut biaya masuk (gratis).

wedang ronde
Wedang ronde.

Daftar Kuliner Wajib Coba di Sekitar Alun-Alun Mojokerto

Kawasan ini adalah surga bagi pecinta makanan tradisional dengan harga yang sangat terjangkau.

Nama Kuliner Jenis Hidangan Keunikan / Ciri Khas Estimasi Harga
Sate Pak Djamil Sate Ayam/Kambing Legendaris sejak dulu, potongan daging besar dengan bumbu kacang yang kental dan gurih. Rp 25.000 – Rp 45.000
Bubur Sruntul Bu Sadini Dessert Tradisional Bola-bola ketan (sruntul) yang kenyal disiram santan dan gula merah cair. Manis dan legit. Rp 8.000 – Rp 12.000
Bakwan Erna Bakso / Bakwan Bakwan khas Mojokerto dengan kuah bening yang segar dan gorengan yang renyah. Rp 15.000 – Rp 25.000
Pecel Jalan Benteng Nasi Pecel Sambal pecelnya memiliki perpaduan rasa pedas-manis yang pas, biasanya disajikan dengan rempeyek lebar. Rp 10.000 – Rp 18.000
Pusat Kuliner Sky Walk Ragam PKL Sentra kuliner modern yang menyajikan mulai dari penyetan, mie ayam, hingga minuman kekinian. Rp 5.000 – Rp 30.000

Tips Wisata Kuliner di Alun-Alun:

  1. Malam Hari untuk Suasana: Jika ingin menikmati kuliner sambil melihat gemerlap lampu Alun-Alun Mojokerto, Sky Walk adalah tempat terbaik karena lokasinya yang berada di ketinggian.

  2. Siapkan Uang Tunai: Meskipun beberapa pedagang besar sudah menerima QRIS, sebagian besar pedagang kaki lima di sekitar alun-alun masih lebih menyukai transaksi tunai.

  3. Cicipi Minuman Khas: Jangan lupa mencari penjual Es Dawet atau Sinom (minuman kunyit muda) botolan yang banyak dijajakan di area parkir, rasanya sangat menyegarkan terutama di siang hari

Responsive Images

You cannot copy content of this page