
Batu, Kabarterdepan.com — Penegasan bahwa negara senantiasa hadir melayani seluruh umat beragama kembali diwujudkan dalam aksi nyata. Staf Khusus Menteri Agama Republik Indonesia, Gugun Gumilar, M.A., Ph.D., melakukan kunjungan kerja ke Gereja Pantekosta di Indonesia (GPDI) “Sejahtera”, Desa Junrejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, Jawa Timur, Sabtu (21/12/2025).
Dalam kunjungan tersebut, Gugun didampingi oleh tokoh-tokoh penting Kemenag, di antaranya Kepala Kanwil Jawa Timur Dr. Akhmad Sruji Bahtiar, Kepala Kantor Kemenag Kota Batu Dr. M. Zainal Arifin, serta disambut langsung oleh Pendeta Jonathan.
Momen Bersejarah bagi Jemaat GPDI Sejahtera
Kehadiran perwakilan pusat ini disambut dengan haru dan antusiasme tinggi oleh jemaat gereja. Bagi mereka, kunjungan ini bukan sekadar agenda protokoler, melainkan sebuah pengakuan dan perhatian nyata dari pemerintah yang belum pernah dirasakan sebelumnya.
“Pak Gugun, sebuah kehormatan bagi kami dikunjungi oleh Kementerian Agama RI. Baru pertama kali gereja kami dikunjungi oleh Kemenag RI,” ungkap salah seorang jemaat GPDI Kota Batu.
Ruang Dialog dan Harapan untuk Indonesia Harmoni
Gugun Gumilar menekankan bahwa setiap kunjungannya ke rumah ibadat di berbagai penjuru Indonesia selalu diniatkan sebagai ruang dialog. Ia hadir untuk mendengar langsung aspirasi, keluh kesah, serta harapan jemaat demi masa depan kerukunan bangsa.
“Kami selalu terharu setiap kali datang dan berkunjung ke gereja-gereja di Indonesia. Umat menaruh harapan, mimpi, dan cita-cita besar untuk pembangunan kerukunan dan harmoni antar umat beragama,” ujar Gugun.
Ia menegaskan bahwa Kementerian Agama RI berkomitmen untuk berlaku adil dan hadir bagi seluruh umat beragama, tanpa membedakan latar belakang keyakinan.
“Kami akan berlaku seadil-adilnya untuk semua umat. Setiap kunjungan, kami selalu berupaya hadir untuk mendengar aspirasi umat Nasrani, umat Buddha, umat Hindu, umat Konghucu, dan seluruh umat beragama lainnya,” tegasnya.
Menurut Gugun, dialog lintas iman dan kehadiran negara merupakan bagian dari ikhtiar menanamkan nilai persaudaraan dan toleransi bagi generasi masa depan Indonesia.
“Kami berdialog, mendengar, dan memahami. Pesan-pesan kerukunan ini penting untuk kita titipkan kepada generasi emas Indonesia 2045,” tambahnya.
Menutup kunjungan tersebut, Gugun Gumilar menyampaikan ucapan Selamat Natal kepada seluruh jemaat serta doa agar nilai kasih dan damai Natal semakin memperkuat persaudaraan kebangsaan.
“Selamat Natal. Semoga kemuliaan Tuhan senantiasa memberkati dan membersamai kita semua,” ucapnya.
Kunjungan ini menjadi wujud nyata kehadiran negara melalui Kementerian Agama RI dalam melayani umat beragama, memperkuat moderasi beragama, serta menjaga kerukunan dan harmoni sosial di tengah keberagaman bangsa Indonesia. (*)
