Proyek Strategis Sekolah Rakyat Bertaraf Modern di Mondokan Sragen Resmi Dimulai

Avatar of Jurnalis: Masrikin
Pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 78 Sragen dimulai, sejumlah persiapan sudah dilakukan dilokasi pekerjaan (masrikin/kabarterdepan.com)
Pembangunan Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 78 Sragen dimulai, sejumlah persiapan sudah dilakukan dilokasi pekerjaan (masrikin/kabarterdepan.com)

Sragen, kabarterdepan.com – Proyek pembangunan Gedung Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 78 di Desa Kedawung, Kecamatan Mondokan, Sragen, Jawa Tengah, mulai menunjukkan geliat.

Sejumlah pekerja dan aktivitas persiapan konstruksi tampak di area Balai Penyuluh Pertanian setempat pada Kamis (11/12/2025), menandai dimulainya proyek pendidikan yang dinantikan masyarakat.

SRT 78 dibangun sebagai pengganti sekolah rintisan yang selama ini masih menempati bangunan pinjaman milik UPTD BLK BKPSDM di Jalan Veteran No. 11, Sragen.

Kehadiran gedung permanen ini diharapkan mampu menyediakan fasilitas pendidikan yang representatif, nyaman, dan sesuai standar bagi siswa jenjang SD, SMP, hingga SMA.

Kepala Dinas Sosial Sragen, Yuniarti, membenarkan bahwa proyek pembangunan telah dimulai dan berada di bawah kewenangan pemerintah pusat.

“Pemerintah telah menetapkan Mondokan sebagai lokasi gedung baru SRT 78, dan saat ini persiapan pembangunan sudah berjalan,” terangnya.

Fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 78 Sragen

IMG 20251211 WA0047
Rencana kelengkapan fasilitas Sekolah Rakyat Terintegrasi 78 di Mondokan Sragen (Dok Dinsos Sragen untuk kabarterdepan.com)

Yuniarti menjelaskan bahwa selain gedung SD, SMP, dan SMA, berbagai fasilitas pendukung juga akan dibangun di kompleks SRT 78 Mondokan, antara lain Unit Kesehatan Sekolah, ruang laboratorium, rumah ibadah, perpustakaan, gedung serbaguna, ruang guru, dan area bermain.

“Selain itu, terdapat asrama siswa/siswi, asrama guru/pendamping, instalasi pengolahan air limbah, dapur, kantin, kolam budidaya ikan, lapangan olahraga, greenhouse, lapangan upacara, botanical garden, hingga area parkir,” tambahnya.

Sementara, terkait waktu pelaksanaan pembangunan SRT 78, Kadinsos menjelaskan berdasarkan surat penyerahan lapangan berlaku bulan November 2025 dan berakhir sampai dengan penyelesaian pekerjaan atau selambat-lambatnya dibulan Desember 2026.

“Alhamdulillah jika bulan juni 2026 pekerjaan sudah selesai dikerjakan,” pungkas Yuniarti.

Berdasarkan informasi yang dihimpun kabarterdepan.com, pembangunan SRT 78 dikerjakan oleh PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) sebagai bagian dari Proyek Sekolah Rakyat Tahap II yang dilaksanakan bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Prasarana Strategis. Kontrak proyek tersebut ditandatangani pada Jumat (28/11/2025) lalu di Kantor Kementerian PU.

Sebagai kontraktor utama, ADHI akan membangun fasilitas pendidikan lengkap di enam lokasi di Jawa Tengah, yakni Jepara, Pati, Rembang, Sragen, Sukoharjo, dan Kota Semarang.

ADHI menegaskan bahwa seluruh bangunan dirancang dengan prinsip sehat, aman, adaptif, ramah lingkungan, dan mendukung pembelajaran modern.

Proyek Sekolah Rakyat merupakan tindak lanjut Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 mengenai percepatan penyediaan sarana pendidikan berkualitas.

Ditarget Selesai Juni 2026

SRT 78 Sragen dan seluruh fasilitas Sekolah Rakyat di Jawa Tengah diharapkan sudah dapat digunakan pada Tahun Ajaran 2026/2027.

Proyek ini juga menjadi bagian dari implementasi visi Asta Cita Presiden Prabowo dalam meningkatkan kualitas layanan dasar serta memperluas akses pendidikan.

ADHI optimistis pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu, tepat mutu, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat Sragen dan sekitarnya.

Responsive Images

You cannot copy content of this page