
Jombang, Kabarterdepan.com – Kebakaran hebat melanda sebuah kandang ayam di Dusun Sekaru, Desa Kauman, Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Rabu (26/11/2025) siang.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun seluruh bangunan kandang ayam rata dengan tanah setelah dilahap api.
Kapolsek Kabuh AKP Tommi Hermanto mengatakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Saat kejadian, kandang dalam kondisi kosong karena masih tahap uji coba sebelum hendak ditempati.
“Untuk kejadiannya tadi sekitar pukul 14.00. Kondisi kandang juga sedang kosong, masih uji coba karena mau ditempati,” ujarnya.
Ia menuturkan, berdasarkan keterangan anak pemilik kandang, bangunan tersebut memang sudah lama tidak digunakan. Namun beberapa waktu terakhir, ada calon penyewa yang berniat menempatinya untuk usaha ternak ayam.
“Dari kemarin, diminta sama calon penyewanya untuk dinyalakan listriknya karena untuk pembersihan juga,” ujarnya.
Pada Rabu siang, api tiba-tiba muncul dari salah satu bagian kandang dan dengan cepat menyebar. Material bangunan yang didominasi kayu, bambu, serta tumpukan jerami di bagian bawah membuat api semakin cepat merambat.
“Atapnya galvalume, rangka sampingnya beton. Tapi kerangka bangunannya kayu dan bambu, belum lagi di bagian bawah banyak jerami,” ungkap Tommi.
Dalam waktu kurang dari satu jam, seluruh bangunan kandang berukuran 6×100 meter itu ludes terbakar. Kondisi angin kencang di area persawahan ikut mempercepat penyebaran api.
“Ditambah angin kencang karena lokasinya di sawah, jadi makin cepat habisnya,” imbuhnya.
Proses Pemadaman Kandang Ayam Berlangsung Hingga Sore
Petugas pemadam kebakaran segera dikerahkan ke lokasi. Hingga pukul 15.30 WIB, api berhasil dipadamkan dan petugas melakukan pembasahan untuk mencegah percikan ulang.
“Api sudah padam, ini tinggal pembasahan saja, tapi bangunannya sudah habis,” kata Tommi.
Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan saksi, polisi menduga kuat kebakaran disebabkan oleh arus pendek listrik pada instalasi bangunan.
“Hal ini dikuatkan dari kondisi instalasi listriknya yang memang menggunakan kabel kecil dan terhitung buruk,” pungkasnya. (Karimatul Maslahah)
