
Jombang, Kabarterdepan.com – Aksi pencurian sepeda motor kembali terjadi di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, sebuah motor Honda Vario raib digondol maling di sebuah rumah kos di Jl Kusuma Bangsa, Tawangsari, Sengon.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian tersebut terjadi pada, Senin (24/11) sekitar pukul 02.46 WIB. Korban, Ita (26), mengungkapkan bahwa dirinya tidak berada di kos saat pencurian terjadi.
“Kejadiannya pas saya sedang tidak di kos, karena kan saya bukan asli Jombang,” terang Ita, Rabu (26/11/2025).
Ia menjelaskan bahwa pencurian pertama kali diketahui oleh pemilik kos pada Senin subuh. Pemilik kos curiga setelah melihat gerbang dalam kondisi terbuka.
“Pak kos tahunya subuh itu gerbang terbuka lewat CCTV, dan ditelusuri rekamannya ternyata memang ada orang yang masuk dan membawa motor,” jelasnya.
Dalam rekaman CCTV, terlihat seorang pria mengenakan kaus biru navy, celana pendek, topi, dan masker putih. Pelaku masuk dengan mengendap-endap setelah berhasil membuka gerbang, lalu mengambil motor milik Ita yang berada di area tidak tersorot kamera.
Setelahnya, pelaku tampak menyalakan motor korban dan kabur dari lokasi.
“Dan akhirnya sekitar jam 05.00, bapak kos memastikan motor siapa yang dibawa,” ungkap Ita.
Motor Raib dan Laporan ke Polres Jombang
Diketahui motor yang dicuri adalah Honda Vario merah berpelat nomor S 318 MP miliknya.
“Di situ ada dua Vario merah, satu punya saya, satu lagi saya tidak tahu punya siapa. Karena saya penghuni paling lama, hampir tiga tahun, beliau paham itu motor saya,” lanjutnya.
Mengetahui kejadian tersebut, pemilik kos langsung menghubungi Ita. Korban kemudian membuat laporan resmi ke Polres Jombang bersama pemilik kos.
“Sudah laporan, dan sudah ada olah TKP juga. Saya berharap karena pelakunya lumayan jelas terlihat sehingga bisa segera ditangkap dan motor saya ditemukan,” ujarnya, berharap.
Dikonfirmasi terpisah, Kasatreskrim Polres Jombang AKP Dimas Robin Alexander menyatakan pihaknya akan melakukan pengecekan lebih lanjut.
“Saya coba cek dulu (laporannya, Red) ya,” pungkasnya. (Karimatul Maslahah)
