
Jombang, Kabarterdepan.com – Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, kembali memicu banjir dan berdampak pada lahan pertanian di Dusun Cuwalang, Desa Daditunggal.
Luapan sungai merendam area persawahan, termasuk semaian padi milik warga, yang mengakibatkan kerugian hingga jutaan rupiah.
Bibit Padi Muda Terendam Banjir Imbas Hujan Deras

Banjir yang meluber sejak Rabu siang tersebut menenggelamkan bibit padi muda yang masih rentan.
Saman, salah satu petani setempat, mengaku bibit padi miliknya yang berusia sekitar satu minggu terendam seluruhnya.
“Usia semaian padinya sudah semingguan, terkena banjir jadi terendam semua. Tidak hanya milik saya, sawah kanan dan kiri juga ikut terendam. Bahkan yang sudah besar benih padinya juga ikut terendam, cuma kelihatan ujungnya saja,” ujar Saman, Jumat (21/11/2025).
Ia memperkirakan kerugian yang dialami petani mencapai jutaan rupiah. Para petani terpaksa harus menyemaikan ulang benih setelah air benar-benar surut dan mencari lokasi yang lebih aman dari ancaman genangan.
“Luas lahannya 7.000 meter persegi. Ini habis ditanami jagung barusan panen, dan rencananya mau ditanami padi. Semoga banjir segera surut sehingga petani bisa menanam padi,” harapnya.
Saman menambahkan, banjir datang tiba-tiba pada siang hari dan cepat menggenangi sawahnya. Ia khawatir hujan kembali turun sehingga memperlambat proses surutnya air dan menambah kerusakan pada semaian.
“Kalau nanti sore hujan lagi ya tidak surut-surut airnya. Semoga nanti tidak hujan sehingga airnya cepat surut. Banjir kali ini yang kedua, sebelumnya sudah kemarin dan sekarang terulang lagi,” pungkasnya. (Karimatul Maslahah)
