Marak Penggelapan Mobil Rental di Jatim, Pelaku Banyak Bermuara ke Sampang

Avatar of Redaksi
penggelapan mobil rental
Yohanes bersama istri menunggu Kasatreskim di kafe dekat Polres Sampang (Fais/Kabarterdepan.com)

Sampang, Kabarterdepan.com – Kasus penggelapan mobil rental di wilayah Jawa Timur kembali menjadi sorotan. Yohanes, salah satu pelaku usaha rental mobil asal Surabaya, mengungkapkan bahwa praktik penggelapan kendaraan yang disewakan semakin sering terjadi dan penanganannya kerap menemui jalan buntu.

Modus Penggelapan Mobil Rental

Saat ditemui Kabarterdepan.com di Sampang, Yohanes menjelaskan bahwa langkah pertama yang biasanya dilakukan ketika penyewa terindikasi akan melakukan penggelapan adalah upaya penyelesaian secara kekeluargaan.

Namun, pada banyak kasus, pelaku justru melarikan diri dan kendaraan sulit ditemukan. Ketika ditanya mengapa banyak pemilik usaha rental enggan melaporkan kasus tersebut kepada pihak berwajib.

Yohanes mengungkapkan adanya kekhawatiran terkait proses hukum yang sering kali diarahkan pada persoalan fidusia.

“Pengalaman kami, ketika melapor pasti dibawa ke masalah fidusia. Memang seharusnya ada fidusianya, tapi pengurusannya itu susah. Akhirnya banyak kasus yang selesai di bawah meja,” ujarnya, Jumat (14/11/2025).

Mendapati semakin banyaknya kasus yang merugikan para pelaku usaha rental, Yohanes bertolak ke Polres Sampang untuk berkonsultasi langsung dengan Kasatreskrim Polres Sampang, IPTU Nur Fajri Alim, terkait penanganan lanjutan khususnya mengenai perkara penadah dan penggelapan.

Menurut informasi yang ia himpun, banyak kasus penggelapan mobil rental maupun penadahan barang hasil kejahatan yang berujung di wilayah Sampang.

Yohanes berharap konsultasi tersebut dapat membuka peluang penanganan yang lebih tegas dan memberi kepastian hukum bagi para pengusaha rental. (Fais)

Responsive Images

You cannot copy content of this page