Produksi Lele Pesantren di Jombang Ini Dipasok untuk Program MBG, Permintaan Capai 3 Ton per Hari

Avatar of Redaksi
produksi lele pesantren
Suasana panen lele milik Ponpes Abdul Hadi Ngudirejo, Jombang. (Karimatul Maslahah/Kabarterdepan.com)

Jombang, Kabarterdepan.com – Budidaya lele milik Pondok Pesantren Abdul Hadi di Desa Ngudirejo, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, kini menjadi salah satu pemasok utama kebutuhan ikan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Tingginya permintaan membuat produksi lele pesantren tersebut terus meningkat dan berjalan hampir tanpa henti.

Pengelola budidaya, Ahmad Syaikhu, mengatakan bahwa setiap hari pihaknya harus menyiapkan pesanan dalam jumlah besar.

“Panen ada orderan 3 ton, jadi kita sediakan setiap hari,” ungkapnya disela-sela panen lele, Jumat (14/11/2025).

Tak hanya memasok program MBG, pasar lokal juga menjadi konsumen tetap. Harga jual lele segar dari kolam mencapai Rp20 ribu per kilogram.

“Untuk pasar lokal, 5–6 kwintal kita sediakan semuanya,” katanya.

Proses Produksi Lele Pesantren

WhatsApp Image 2025 11 14 at 9.30.22 AM

Proses pembibitan dilakukan dengan benih berukuran 7–9 cm. Dengan perawatan intensif, lele dapat dipanen dalam waktu 3 sampai 3,5 bulan. Kualitas produk menjadi prioritas, termasuk dalam pemilihan pakan.

“Kita gunakan pelet Safir harga Rp375 ribu per sak. Tidak memakai alternatif pakan sama sekali, karena bisa berpengaruh ke kualitas daging dan bobot,” jelas Syaikhu.

Usaha ini telah berjalan selama 3,5 tahun dan berada di bawah naungan pengasuh pondok, KH Ahmad Machrus. Setiap hari, lele diberi pakan lima kali untuk mendukung pertumbuhan maksimal. Saat ini terdapat 80 kolam yang seluruhnya digunakan untuk budidaya lele.

Menurut Syaikhu, program MBG membawa dampak besar pada penyerapan hasil panen.

“Alhamdulillah, serapan panen meningkat. Banyak SPPG yang minta ikan segar hidup untuk kebutuhan MBG. Ikan yang sudah dibersihkan juga kita siapkan sesuai permintaan,” jelasnya.

Selain memasok ikan segar, pesantren juga mengembangkan produk olahan berupa lele bersih siap masak yang sudah diberi bumbu dan dikemas.

Dengan kapasitas produksi yang terus tumbuh dan permintaan yang stabil, budidaya lele di pesantren ini menjadi contoh sukses kemandirian ekonomi berbasis pesantren di Jombang. (Karimatul Maslahah)

Responsive Images

You cannot copy content of this page