
Mojokerto, Kabarterdepan.com – Warga Desa Jambuwok, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, dihebohkan dengan penemuan tumpukan limbah yang diduga merupakan bahan berbahaya dan beracun (B3) di lahan kosong tak jauh dari kawasan permukiman, Rabu (5/11/2025) kemarin sore.
Tumpukan material mencurigakan itu diketahui berasal dari dua truk yang membuang muatannya secara sembunyi-sembunyi tanpa izin, sehingga menimbulkan keresahan warga karena bau menyengat yang ditimbulkan terutama saat hujan turun.
Salah satu warga sekitar, Sena Sangga saat ditemui di kediamannya menceritakan, bagaimana truk-truk tersebut datang diam-diam dan meninggalkan tumpukan limbah menyerupai pasir.
“Ada sekitar 2 truk tanpa izin tiba-tiba membuang seperti pasir ternyata yang dibuang adalah limbah B3,” ujarnya, Senin (10/11/2025) siang.
Warga Jambuwok Trowulan Keluhkan Bau Menyengat dari Limbah B3
Menurut Sena, aroma tidak sedap kian terasa saat sore hari setelah hujan mengguyur wilayah tersebut. Bau menyengat itu bahkan masuk hingga ke dalam rumah warga yang tinggal tak jauh dari lokasi pembuangan.
“Dampaknya kalau setelah hujan itu menjelang sore baunya menyengat di kali sampai masuk ke rumah,” katanya.
Ia menambahkan, akibat kondisi tersebut, beberapa anak di lingkungan perumahan mulai mengalami gangguan kesehatan ringan seperti batuk dan pusing.
“Bahkan sampai anak kita itu mengeluh ada yang batuk dan sakit,” ungkapnya.
Warga berharap pemerintah segera turun tangan untuk menindak para pelaku pembuangan limbah ilegal tersebut serta membersihkan area terdampak agar tidak menimbulkan bahaya lebih lanjut.
“Harapan kami dari penghuni perumahan ya agar limbah ini bisa diambil kembali,” pungkas Sena.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak pemerintah desa maupun Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Mojokerto.
Sementara warga berharap agar penanganan cepat dilakukan guna mencegah dampak buruk terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat.
