Yogyakarta Aman Premanisme, Bakesbangpol Kota Yogyakarta Dekatkan Ormas dengan Reresik Malioboro

Avatar of Redaksi
IMG 20250808 WA0194
Kepala Bakesbangpol Kota Ygyakarta, Nindyo Dewanto saat menyampaikan materi kegiatan Reresik Malioboro di Diskominfo Kota Yogyakarta, Jumat (8/8/2025). (Hadid Husaini/kabarterdepan.com)

Yogyakarta, kabarterdepan.com – Guna mendekatkan Organisasi Masyarakat (Ormas) dengan masyarakat, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Yogyakarta menggelar bakal menggelar kegiatan Reresik Malioboro pada Selasa (12/8/2025) mendatang.

Kepala Bakesbangpol Kota Yogyakarta Nindyo Dewanto menyampaikan hal itu menjadi salah satu fokusnya ke depan.

Ia menyebut, berkembangnya keresahan masyarakat terkait premanisme yang dilakukan oleh ormas di berbagai daerah perlu diantisipasi dengan melibatkan ormas di tengah-tengah masyarakat.

“Jadi ini adalah cara dari kami bahwa sebenarnya apa yang menjadi viral terkait dengan premanisme ormas bpa hal yang mengganggu itu, Alhamdulillah di Kota Yogyakarta baik-baik saja,” katanya saat jumpa pers di Balai Kota Yogyakarta, Muja-Muju, Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Jumat (8/8/2025).

Disebutnya, terdapat ratusan peserta yang akan ikut berpartispasi. Tidak hanya ormas, pihaknya juga melibatkan berbagai instansi hingga para calon pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka).

Selain mendekatkan ormas ke masyarakat, kegiatan ini juga sebagai simbol kerukunan menjelang HUT RI ke-80.

Nindyo juga menegaskan Bakesbangpol sebagai OPD yang memiliki peran strategis membangun hubungan baik kelompok masyarakat maupun pemerintah.

“Kami memiliki hubungan dengan berbagai pihak, mulai dari dari ormas hingga aparat pemerintah,” ujarnya.

Kegiatan tersebut akan dimulai dengan apel yang dilakukan di depan Kantor Gubernur DIY, Danurejan, Kota Yogyakarta pada pukul 07.00 WIB.

Berbagai peralatan telah dipersiapkan  seperti sapu lidi agar bisa dipakai oleh peserta. Pihaknya juga berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk mempersiapkan tangki air.

“Sapu kita siapkan, DLH akan menerjunkan 4 tangki,” katanya.

Kegiatan tersebut sebelumnya kerap diselenggarakan bersama dengan PKL Malioboro, sebelum direlokasi oleh pemerintah.

“Dulu kita mengajak pedagang Malioboro setiap Selasa Wage, ini coba kita memorikan lagi,” katanya. (Hadid Husaini)

Responsive Images

You cannot copy content of this page