Woodball Buleleng Sapu Bersih Kejurprov, Tatap Porprov Bali

Avatar of Redaksi
IMG 20250409 WA0091
Tim Woodball Buleleng pada Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Woodball Bali di Klungkung. (Woodball Buleleng for kabarterdepan.com)

Singaraja, kabarterdepan – Tim Woodball Kabupaten Buleleng menunjukkan performa gemilang dengan meraih juara umum dalam Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Woodball Bali yang berlangsung pada 4–6 April 2025 di Klungkung.

Kemenangan ini menjadi modal penting bagi tim untuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali XVI 2025.

Buleleng mendominasi Kejurprov dengan meraih empat medali emas, dua perak, dan dua perunggu dari total sepuluh nomor yang dipertandingkan. Ketua Pengurus Kabupaten (Pengkab) Indonesia Woodball Association (IWbA) Buleleng, Sang Made Fernanda Iragraha, menyatakan bahwa hasil ini adalah fondasi yang kuat untuk persiapan Porprov.

“Ini adalah langkah awal yang sangat positif. Target kami tercapai dan bahkan melebihi ekspektasi. Sekarang fokus kami adalah Porprov Bali yang akan mempertandingkan 14 nomor,” ujar Fernanda, Selasa (8/4/2025).

Sebanyak 31 atlet Woodball Buleleng, terdiri dari 13 atlet putri dan 18 atlet putra, telah mengikuti tes fisik yang diadakan oleh KONI Buleleng sebagai bagian dari seleksi Porprov. Meski baru usai bertanding di laga Kejurprov, para atlet tetap antusias mengikuti tes. Selain tes fisik, atlet juga akan menjalani tes psikologi pada 11 April 2025.

“Target kami jelas, mempertahankan gelar juara umum di Porprov Bali. Ini adalah komitmen IWbA Buleleng dalam mendukung cabang olahraga unggulan Kabupaten Buleleng,” tegas Fernanda.

IWbA Buleleng juga menyiapkan tujuh atlet terbaik untuk mengikuti Seleksi Nasional (Seleknas) di Surabaya pada 23–28 April 2025. Langkah ini bertujuan untuk mendorong atlet Buleleng berprestasi di tingkat nasional hingga internasional, dengan target akhir tampil di SEA Games ke-33 di Thailand pada Desember 2025.

Untuk menjaga performa atlet, latihan rutin diadakan setiap Selasa, Kamis, dan Minggu, dan akan ditingkatkan menjadi empat kali seminggu mulai awal Mei, saat memasuki masa sentralisasi pelatihan. (Wij)

Responsive Images

You cannot copy content of this page