WhatsApp Rilis Fitur Baru, ‘Writing Help’ Berbasis AI

Avatar of Lintang
Ilustrasi aplikasi pesan WhatsApp. (Freepik)
Ilustrasi aplikasi pesan WhatsApp. (Freepik)

Teknologi, Kabarterdepan.com – WhatsApp, aplikasi pesan instan milik Meta, kembali meluncurkan inovasi terbarunya dengan memperkenalkan fitur berbasis kecerdasan buatan (AI) yang disebut “Writing Help”. Fitur ini dirancang untuk membantu pengguna menyusun pesan dengan lebih jelas, akurat, dan sesuai dengan nada yang diinginkan.

Seiring dengan maraknya komunikasi digital yang sering kali memicu kesalahpahaman, “Writing Help” hadir sebagai solusi untuk memperbaiki dan memoles teks pesan secara instan. Pengguna kini dapat dengan mudah mengubah gaya tulisan mereka, mulai dari nada profesional, lucu, hingga suportif, hanya dengan beberapa ketukan.

Mengubah Teks Sederhana Menjadi Pesan Sempurna

Fitur “Writing Help” bekerja dengan sangat intuitif. Saat pengguna mengetik pesan, sebuah ikon pensil kecil akan muncul di kolom teks. Dengan mengetuk ikon tersebut, AI akan menawarkan berbagai alternatif kalimat yang dapat menggantikan teks asli.

Sebagai contoh, pesan sederhana seperti “Jangan tinggalkan kaus kaki kotor di sofa” dapat diubah menjadi kalimat yang lebih jenaka, seperti “Hei, ninja kaus kaki, keranjang cucian ada di sana!”. Pilihan ini memberikan fleksibilitas bagi pengguna untuk menyampaikan pesan dengan cara yang lebih kreatif dan sesuai dengan konteks percakapan.

Privasi Tetap Terjaga

Meskipun menggunakan teknologi AI, Meta menjamin privasi pengguna tetap menjadi prioritas utama. Fitur “Writing Help” didukung oleh teknologi yang disebut “Private Processing”, yang memastikan bahwa Meta maupun WhatsApp tidak dapat membaca pesan asli atau saran yang dihasilkan oleh AI. Dengan demikian, semua percakapan tetap terenkripsi secara end-to-end sebagaimana fitur keamanan utama WhatsApp.

Saat ini, fitur “Writing Help” telah diluncurkan secara bertahap dalam bahasa Inggris di Amerika Serikat dan beberapa negara terpilih. Meta berencana untuk memperluas jangkauan fitur ini ke lebih banyak bahasa dan negara di akhir tahun 2025.

Dengan adanya fitur ini, WhatsApp tidak hanya menjadi platform komunikasi, tetapi juga asisten pribadi yang membantu pengguna dalam menyampaikan pesan dengan lebih efektif.

Integrasi AI ini menandai langkah besar WhatsApp dalam memperkaya pengalaman pengguna, mengikuti jejak perusahaan teknologi lain seperti Telegram, Microsoft, dan Google yang telah lebih dulu mengintegrasikan AI ke dalam aplikasi pesan mereka. (*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page