Warsubi-Salman Resmi Dilantik, Siap Jalankan 8 Program Prioritas untuk Jombang

Avatar of Redaksi
Warsubi-Salman
Potret Bupati dan Wakil Bupati Jombang resmi dilantik di Istana Merdeka, Jakarta pada Kamis (20/2/2025) (@abahwarsubi / Kabarterdepan.com)

Jombang, Kabarterdepan.com – Setelah resmi dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Jombang periode 2025-2030 di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (20/2/2025), Warsubi-Salmanudin Yazid (Gus Salman) langsung bersiap untuk merealisasikan delapan program prioritas yang menjadi visi utama kepemimpinan mereka.

Program Warsubi-Salman ini dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mempercepat pembangunan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan sosial di Kabupaten Jombang.

Program Warsubi-Salman

1. Membangun Desa dan Kota untuk semua

a. Program Membangun Desa: 800 juta hingga 1 Miliar sesa per tahun
b. Program Kegiatan RT: alokasi Rp 5 Juta per RT per Tahun
c. Program Ketahanan Keluarga: alokasi 1 Juta per Dasawisma per tahun
d. Program Musrenbang berbasis segmentasi dan kelompok (millennial, petani, UMKM dan sebagainya)
e. Pembangunan Ruang Terbuka Hijau Terintegrasi (Integrated Public Space) berbasis kota dan kecamatan
f. Program Wifi gratis tingkat Desa dan Kelurahan

2. Mewujudkan Sumber Daya Manusia Unggul dan Berdaya saing

a. Program sekolah dan seragam gratis (SD/MI, SMP/MTs)
b. Beasiswa SMA/MA/SMK (Swasta dan Negeri)
c. Beasiswa untuk generasi muda, santri, olahragawan dan budayawan berprestasi
d. Beasiswa pendidikan dokter, guru, tenaga kesehatan
e. Peningkatan pelayanan kesehatan gratis (Universal Health Coverage/UHC) untuk masyarakat tidak mampu
f. Dana operasional posyandu
g. Peningkatan kualitas dan kompetensi angkatan kerja melalui pelatihan, workshop dan balai latihan terkoneksi dengan Perusahaan/unit usaha
h. Program Revolusi Putih atau Perlindungan untuk Balita, Ibu Hamil dan menyusui
i. Program bantuan kelembagaan dan operasional organisasi kepemudaan

3. Mengentaskan Pengangguran

a. Program 1 Dusun 1 Wira Usaha Baru (WUB)
b. Program UMKM Naik Kelas melalui pelatihan usaha dan digitilisasi
c. Balai Latihan Kerja yang terkoneksi dengan kebutuhan swasta
d. Mendorong tumbuhnya industri kreatif, start up dan bisnis online
e. Program Job Market Fair (Festival Tenaga Kerja)
f. Program “Jemput Kerja” bagi keluarga tidak mampu usia produktif untuk disalurkan ke lapangan pekerjaan
g. Program Santriprenuer (1 pesantren 1 produk industri kreatif)

4. Membangun Infrastruktur Berkelanjutan dan Memperkuat Ekonomi

a. Pembangunan jalan poros desa dan kabupaten dengan standar hot- mix dan/atau beton
b. Program Mandor Jalan (Satuan Tugas Pekerjaan Umum)
c. Program pemantapan jalan kabupaten dan poros desa dari 71% menjadi 80% – 90%
d. Penataan jalan pedestrian/trotoar wilayah perkotaan
e. Pengembangan koperasi berbasis segmen (koperasi wanita, petani, peternak, LMDH, PKL dsb)
f. Pengembangan wisata dan even berskala internasional berbasis potensi dan keunggulan lokal, mulai dari wisata alam, religi, seni dan budaya
g. Penataan pasar modern, pasar tradisional dan sentra-sentra industri kreatif
h. Pengembangan digital market place untuk produk-produk lokal dan UMKM

5. Mengurangi Kemiskinan dan Meningkatkan Kesejahteraan

a. Membuka lapangan pekerjaan baru dengan cara meningkatkan investasi baik dalam negeri maupun luar negeri
b. Program Makanan Tambahan Bergizi untuk Lansia, Balita, Anak dan Ibu Hamil
c. Program pelayanan dan rehabilitasi Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial
d. Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni

6. Memperkuat Pertanian, Perkebunan, Peternakan dan Perikanan

a. Program optimalisasi penyediaan dan penyaluran pupuk subsidi
b. Program pemasyarakatan pupuk organik
c. Program bantuan sarana produksi pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan
d. Peningkatan pembangunan jaringan irigasi dan jalan usaha tani
e. Program pengembangan lumbung desa dan dana talangan untuk petani
f. Program penguatan Petugas Penyuluh Lapangan
g. Program pengembangan kawasan pertanian, peternakan dan perikanan serta pangan sehat

7. Memperkuat Harmoni Sosial

a. Program tunjangan kehormatan untuk guru ngaji dan pegiat keagamaan (takmir masjid, pemuka agama, lintas agama)
b. Program tunjangan kehormatan untuk pegiat seni dan budaya
c. Program bantuan kelembagaan untuk pondok pesantren, sekolah agama dan tempat ibadah

8. Menghadirkan Pemerintahan Bersih Melalui Transformasi Tata Kelola

a. Penerapan Zona Bebas KKN (Korupsi, Kolusi dan Nepotisme)
b. Reformasi birokrasi dengan menerapkan merit system
c. Pengembangan dan aplikasi Jombang Satu Data
d. Penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) untuk mempercepat pelayanan (e-services), pengawasan/command center (e-monitoring), perencanaan pembangunan (e-planning), penganggaran (e-budgeting/real time budgeting), pengadaan barang dan jasa (e-procurement) dan sebagainya.

Dengan delapan program prioritas ini, Warsubi-Salman berharap dapat membawa Jombang ke arah yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing tinggi di berbagai sektor.

Masyarakat pun diharapkan dapat merasakan manfaat nyata dari berbagai kebijakan yang akan dijalankan dalam lima tahun ke depan. (Inggrid*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page