
Mandailing Natal, kabarterdepan.com –Â
Program Dana Alokasi Khusus (DAK) Bidang Sanitasi Tahun Anggaran (TA) 2024 dirasakan manfaatnya oleh warga di Kelurahan Simangambat, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Sebab dengan program itu warga tidak perlu ke sungai untuk wudu.
Program tersebut diinisiasi oleh Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dalam pengerjaan umum tersebut dalam pengerjaan hampir rampung.
Nur Laili (70) salah seorang warga yang mendapat bantuan Mandi Cuci Kakus (MCK) ini mengutarakan, dengan adanya pembangunan MCK ini ia bersyukur, memudahkan untuk buang air besar (BAB) dan berwudu.
“Sebelumnya saya saya BAB dan mengambil Wudu ke sungai yang jaraknya jauh, apalagi di usia saya yang telah berumur,” ujar Nur Laili.
Sementara itu Iswadi selaku Lurah kelurahan Simangambat dalam Penjelasannya mengatakan, Pembangunan Sanitasi MCK merupakan salah satu program bantuan pemerintah yang bersumber dana Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).
“Program bantuan DAK ini direalisasikan dalam bentuk pembangunan MCK dan di fokuskan kepada warga yang belum memiliki akses MCK dan tersebar hampir setiap lorong,” terang Iswadi, Kamis (19/09/2024).
Lurah Simangambat juga berharap dengan Rampungnya MCK, kebiasaan masyarakat membuang Limbah dan Kotoran saat Buang Air Besar di sungai akan berkurang.
“Ke depan, bila MCK ini rampung, kita berharap masyarakat bisa lebih mudah dalam membuang Hajat (BAB) dan masyarakat bisa hidup lebih bersih dan Sehat di lingkungan tempat tinggalnya,” harapnya.
Lain Pihak, ketua Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Alfi Syahri mengutarakan, dalam pembangunan MCK tidak Ada kendala, baik itu cuaca maupun hal lainnya.
“MCK di prioritaskan yang kurang mampu dengan kriteria tidak memiliki MCK dirumah serta memiliki lahan untuk penampungan Kotoran (Sepsitank).” pungkasnya. (Suhartono)
