Warga Sidoarjo Digegerkan Penemuan Mayat Laki-laki di Kamar Kos

Avatar of Jurnalis: Setyawan
IMG 20241104 193949
Proses evakuasi jazad korban, untuk dibawa ke RS Pusdik Bhayangkara Porong, Minggu (3/11/2024). (Eko Setyawan/Kabarterdepan.com)

Sidoarjo, Kabarterdepan.com – Warga Semampir, Sidoarjo dihebohkan sosok mayat laki-laki di dalam rumah kos wilayah desa setempat, Minggu malam (3/11/2024).

Saat ditemukan, kondisi mayat sudah membusuk, dengan posisi terlentang tanpa mengenakan baju, tapi masih mengenakan celana jenis.

Mulanya, peristiwa itu diketahui salah seorang penghuni rumah kos lainnya. Yang curiga dengan bau tidak sedap dari kamar korban. Karena penasaran, dia mengintip ke area dalam kamar memastikan penyebab bau tersebut.

“Saya menerima laporan itu, sekitar Pukul 21.30 WIB,” kata Edi Suparno, seorang tokoh warga desa. Usai menerima laporan itu, Edi pun bergegas menuju ke kamar kos nomor 7, kamar yang dihuni oleh korban tersebut.

Data yang terhimpun, korban diketahui bernama Saiful Arif asal Kelurahan Semampir, Kecamatan Sukolilo, Surabaya.

“Saya juga telah melaporkan kejadian ini ke Polsek Sedati,” imbuh Edi.

Dari informasi terhimpun, warga sekitar masih sempat melihat korban tengah berjalan kaki, menuju sebuah warung kopi (warkop) di wilayah sekitar, Kamis (31/10/2024). Di mana, korban saat itu berjalan dengan kondisi sempoyongan.

Selain itu, beberapa hari belakangan ini, warga sekitar melihat pintu kamar kos korban terbuka. Laki-laki usia 42 tahun itu, sejauh ini diketahui tinggal seorang diri di rumah kos tersebut.

Hal itulah membuat warga sekitar kaget, korban dikenal warga sebagai sosok pribadi yang sopan dan baik, ditemukan meninggal dunia. Sementara kendaraan sepeda motor jenis Honda Beat warna merah milik korban, belakangan sudah diambil anaknya.

“Jenazah korban dievakuasi sekitar Pukul 23.41 WIB,” kata Kapolsek Sedati Iptu Masyita Dian Sugianto, melalui Kanit Reskrim Polsek Sedati Ipda Zaenal.

Menurut dia, dari hasil pemeriksaan luar, tidak ditemukan adanya tanda kekerasan di tubuh korban. Petugas juga telah melakukan evakuasi jazad korban ke Rumah Sakit Pusdik Bhayangkara Porong, untuk dilakukan upaya otopsi. “Masih menunggu keluarga korban juga,” terangnya.

Lebih jauh, petugas juga memperkirakan kematian korban sudah tiga hari sebelumnya. Tubuh korban sudah kondisi membekak, dan mengelurkan bau menyengat. (*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page