Modal Coba-coba Berujung Tajir, Wanita Muda di Jombang Sukses Sulap Durian Jadi Omzet Jutaan

Avatar of Redaksi
jombang
Alina Dini saat memproduksi ketan durian di halaman rumahnya. (Karimatul Maslahah/Kabarterdepan.com)

Jombang, Kabarterdepan.com – Kreativitas anak muda memang tak ada habisnya. Di tangan Alina Dini (29), warga Desa Panglungan, Kecamatan Wonosalam, Jombang, buah durian yang biasanya dijual utuh kini naik kelas menjadi kudapan mewah beromzet jutaan rupiah per hari.

Perempuan lulusan Polinema ini sukses menciptakan “Raja Ketan Durian”, sebuah perpaduan gurihnya ketan putih dengan legitnya fla durian asli yang dibungkus aroma harum daun pandan. Siapa sangka, berawal dari iseng, kini produknya terbang hingga ke Jakarta dan Bali.

Durian Wonosalam Jombang

Dini bercerita, ide ini muncul karena ia merasa keuntungan menjual durian utuh sangatlah terbatas. Sejak Desember 2023, ia pun memutar otak untuk mengolah daging durian Wonosalam menjadi sesuatu yang lebih bernilai ekonomi.

“Awalnya hanya jualan buah utuh. Tapi saya pikir, kalau diolah jadi fla sebagai topping ketan, pasti lebih menarik,” ungkap Dini saat ditemui di kediamannya, Rabu (18/2/2026).

Keunggulan Raja Ketan Durian milik Dini terletak pada bahan-bahannya yang segar. Daging durian pilihan dicampur dengan gula dan susu hingga menjadi fla yang lumer di mulut. Uniknya, Dini menggunakan daun pandan asli yang melimpah di tanah Wonosalam sebagai pembungkus alami.

“Ketannya direndam lalu dimasak. Untuk duriannya, kita ambil dagingnya saja lalu diaduk jadi fla. Ternyata respons wisatawan sangat positif,” tambahnya.

WhatsApp Image 2026 02 18 at 10.55.09 AM 1

Omzet Menggiurkan, Tembus Pasar Nasional

Meski skala rumahan, skala produksinya tidak main-main. Dalam sehari, Dini mampu menghabiskan, 5-10 kg ketan putih dan 30-50 biji durian Wonosalam.

“Sehari biasanya produksi 50 hingga 100 box per hari,” jelasnya.

Dengan harga Rp27.000 per box, Dini kini mengantongi omzet fantastis per hari.

“Berkisar antara Rp2 juta hingga Rp5 juta per hari,” pungkasnya.

Keunggulan rasa Raja Ketan Durian ini pun diakui oleh para pelanggan yang berkunjung ke Wonosalam. Zaini, salah satu wisatawan asal Mojokerto, mengaku selalu menyempatkan diri membeli kudapan ini setiap kali berlibur ke Jombang.

“Rasanya benar-benar pas. Perpaduan gurih ketan dan manis duriannya tidak bikin enek. Apalagi aroma daun pandannya segar sekali, beda dengan ketan durian di tempat lain. Ini oleh-oleh wajib kalau ke sini,” ungkap Zaini saat ditemui sedang memborong beberapa boks untuk dibawa pulang. (Karimatul Maslahah)

Responsive Images

You cannot copy content of this page