Wali Kota Mojokerto Wisuda Puluhan Lansia Selantang dan SOTH, Tingkatkan SDM Berkualitas

Avatar of Redaksi

 

IMG 20250731 WA0057
Para Wisuda SOTH dan Selantang ber foto bersama dengan walikota Mojokerto Ika Puspitasari. (Innka Cristy Natalia/kabarterdepan.com)

Kota Mojokerto, KabarTerdepan.com – Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, atau yang akrab disapa Ning Ita, mewisuda puluhan peserta program Sekolah Lansia Tangguh (Selantang) dan Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH).

Acara wisuda yang penuh haru dan kebanggaan ini menandai komitmen Pemerintah Kota Mojokerto dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) hingga di usia senja, yang diselenggarakan di Summer Beach Cafe, Kelurahan Meri, Kamis (31/07/2025).

Program Selantang dan SOTH ini menjadi salah satu upaya konkret Pemerintah Kota Mojokerto untuk memberdayakan para lansia dan orang tua.

Melalui berbagai kegiatan dan pembelajaran, Selantang bertujuan agar lansia tetap produktif dan berdaya di tengah masyarakat. Ini adalah langkah maju dalam pembangunan kota yang inklusif dan berkelanjutan, memastikan setiap warga memiliki kesempatan untuk bertumbuh.

Sedangkan Program SOTH bertujuan untuk memberikan edukasi kepada para orang tua mengenai cara mendidik anak secara efektif di era modern. Dengan demikian, diharapkan tercipta keluarga yang harmonis dan anak-anak yang berkembang optimal.

Ning Ita menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya inisiatif ini, menegaskan bahwa lansia dan orang tua adalah aset berharga yang harus terus didukung.

“Melalui Selantang dan SOTH ini kita ciptakan agar lansia dan para orang tua di Kota Mojokerto bisa menjadi lansia yang tetap optimis, bahagia dan sehat serta menjadi tangguh dan mandiri,” ujar Ning Ita di hadapan para wisudawan dan tamu undangan.

Ia juga menambahkan harapan besar kepada para peserta, “Saya berharap dengan berakhirnya masa belajar ini tidak berarti komitmen kita berhenti untuk terus belajar, meningkatkan kemandirian dan terus berinovasi, berkontribusi bagi keluarga dan masyarakat.”

Wali Kota Mojokerto juga mengungkapkan kegembiraannya atas pencapaian para peserta. Ia melihat adanya dampak positif yang signifikan dari program ini.

“Saya sangat senang dan bangga karena para peserta juga menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan yang nyata dalam mendidik anak dan menjaga kesehatan di lanjut usia,” terang Ning Ita.

Peningkatan ini menunjukkan efektivitas program dalam membekali peserta dengan pengetahuan dan kemampuan yang relevan. Keberhasilan ini menjadi motivasi bagi pemerintah kota untuk terus mengembangkan inisiatif serupa.

Prosesi wisuda pagi ini disaksikan langsung oleh Walikota Mojokerto, perwakilan dari Kementerian Agama Kota Mojokerto, dan sejumlah tamu undangan penting lainnya. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan penuh dari berbagai pihak terhadap keberhasilan program Selantang dan SOTH. Suasana kebahagiaan terpancar jelas dari wajah para wisudawan dan keluarga yang hadir, menandakan momen bersejarah bagi mereka.

Setelah sambutan dari Walikota Mojokerto selesai, kegiatan wisuda tetap berlangsung meriah dengan berbagai rangkaian acara lainnya. Para lansia wisudawan juga menampilkan kebolehan mereka yang telah dilatih selama mengikuti program Selantang. Hal ini membuktikan bahwa usia tidak menjadi penghalang untuk terus belajar dan berkreasi, menunjukkan semangat juang yang patut diacungi jempol.

Para peserta Selantang dan SOTH telah mengikuti serangkaian modul pembelajaran yang meliputi kesehatan fisik dan mental, kewirausahaan, hingga pengembangan diri. Mereka diajarkan keterampilan baru dan dibekali pengetahuan agar bisa tetap aktif berkontribusi. Dengan demikian, diharapkan para lansia dapat menjalani masa tua dengan lebih bermakna dan produktif.

Program ini tidak hanya fokus pada peningkatan kapasitas individu lansia, tetapi juga membangun jejaring sosial di antara mereka. Para lansia dan para orang tua saling mendukung dan menginspirasi, menciptakan komunitas yang positif dan energik. Ini adalah contoh nyata bagaimana investasi pada sumber daya manusia dapat dilakukan di segala usia, memberikan dampak jangka panjang.

Para wisudawan mengekspresikan rasa syukur dan kebahagiaan mereka atas kesempatan ini. Salah seorang wisudawan, Warni (67), mengatakan,

“Kami sangat bersyukur diberi kesempatan untuk belajar lagi. Program Selantang dan SOTH ini membuat kami merasa lebih muda dan bersemangat.” Warni, Kesaksian ini menggambarkan dampak positif program tersebut dalam membangkitkan gairah hidup.

Pemerintah Kota Mojokerto berkomitmen untuk terus mengembangkan program-program inovatif seperti Selantang. Tujuannya adalah menciptakan lingkungan yang mendukung semua kelompok usia, memastikan bahwa tidak ada warga yang tertinggal dalam pembangunan. Inisiatif ini menjadi inspirasi bagi kota-kota lain untuk memperhatikan kesejahteraan lansia secara holistik dan berkelanjutan. (Innka Cristy Natalia)

Responsive Images

You cannot copy content of this page