Wali Kota Mojokerto Pantau Pameran UMKM dan IKM Alas Kaki di Sunrise Mall 2, Dorong UMKM Naik Kelas

Avatar of Redaksi
WhatsApp Image 2025 06 12 at 20.44.42 0f6cf19a
Wali Kota Mojokerto, Ning Ita, saat meninjau lomba fashion show batik di Sunrise Mall 2. (Kominfo Kota Mojokerto)

Kota Mojokerto, Kabarterdepan.com – Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-107 Kota Mojokerto, pameran UMKM dan IKM Alas Kaki digelar di atrium Sunrise Mall 2. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 10 hingga 12 Juni 2025, dan mendapat perhatian langsung dari Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari atau akrab disapa Ning Ita, yang hadir meninjau pameran, Kamis (12/6/2025).

“Pameran ini tidak hanya sebagai ajang promosi bagi pelaku usaha lokal, tetapi juga sarana edukasi dan hiburan bagi masyarakat,” ujar Ning Ita.

Sebanyak 16 tenant dari kalangan UMKM dan IKM turut meramaikan acara, memamerkan berbagai produk unggulan seperti batik khas Mojokerto, aksesori, hingga aneka makanan dan minuman.

Rangkaian acara pameran ini juga diisi dengan berbagai kegiatan menarik. Pada hari pertama, digelar sosialisasi Mojo Shopping Festival bekerja sama dengan Bank Indonesia, bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan dan mendorong digitalisasi transaksi di kalangan pelaku UMKM.

Hari kedua diwarnai dengan lomba mewarnai batik yang diikuti anak-anak TK dan PAUD, sebagai upaya menanamkan kecintaan terhadap budaya sejak dini. Sementara itu, lomba fashion show batik pada hari ketiga melibatkan peserta dari PKK, Dharma Wanita Persatuan, dan masyarakat umum.

Ning Ita mengapresiasi semangat para peserta dan pelaku usaha yang terus berinovasi dalam mengembangkan produk lokal. Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Mojokerto berkomitmen mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui berbagai program berkelanjutan.

“Pameran ini bukan sekadar transaksi jual beli, tapi juga wadah promosi dan edukasi. Kami berharap UMKM Mojokerto dapat naik kelas dan lebih dikenal secara luas,” pungkasnya.

Harapannya, pameran ini menjadi simbol nyata dari kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam mendorong kemajuan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan. (Riris*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page