Wali Kota Bekasi Kecewa, Serapan Anggaran Infrastruktur Masih Rendah

Avatar of Jurnalis: Ahmad
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto bersama wakil wali kota Abdul Harris Bobihoe dan Plt Kadis BMSDA Idi Susanto.. (Yanso/kabarterdepan.com) 
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto bersama wakil wali kota Abdul Harris Bobihoe dan Plt Kadis BMSDA Idi Susanto.. (Yanso/kabarterdepan.com)

Bekasi, kabarterdepan.com- Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menunjukkan kekecewaannya terhadap lambatnya realisasi proyek infrastruktur di berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkup Pemkot Bekasi.

Ia mendesak agar seluruh OPD segera mempercepat penyelesaian proyek, mengingat serapan fisik yang masih minim.

Dalam apel pagi yang digelar pada Senin (20/10/2025), Tri Adhianto menekankan pentingnya percepatan ini agar masyarakat dapat segera menikmati manfaat dari pembangunan yang didanai oleh anggaran daerah.

“Saya melihat masih ada SKPD yang daya serapnya kecil, bahkan baru 15 sampai 25 persen. Ini harus menjadi motivasi untuk bergerak cepat,” tegasnya.

Arahan Wali Kota Bekasi

Tri menambahkan bahwa pembangunan fisik harus diprioritaskan agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Harus ada langkah strategis supaya percepatan ini benar-benar terasa. Masyarakat menunggu hasil kerja pemerintah,” ujarnya.

DPRD Kota Bekasi juga menyoroti masalah ini. Komisi II DPRD berencana memanggil Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) serta Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan) pada pekan depan untuk mengevaluasi progres pekerjaan.

Menurut Sekretaris Komisi II DPRD Kota Bekasi, Evi Mafriningsianti, pemanggilan ini dilakukan karena serapan fisik di sebagian besar OPD masih di bawah 30 persen.

“Kami ingin mendengar langsung penjelasan mereka. Karena dari laporan yang ada, rata-rata progres masih sangat minim,” ungkapnya pada Jumat (17/10) lalu

Evi juga menambahkan bahwa DPRD menindaklanjuti banyak keluhan masyarakat terkait proyek yang belum berjalan. Untuk itu, DPRD meminta laporan mingguan agar perkembangan pembangunan dapat terus dipantau.

“Kami minta laporan progres disampaikan tiap minggu. Mudah-mudahan saat pemanggilan nanti sudah ada peningkatan,” harapnya. (Yanso)

Responsive Images

You cannot copy content of this page