Wajib Tahu! Ini 5 Kesalahan Memasak Nasi yang Wajib Dihindari

Avatar of Lintang
Ilustrasi memasak nasi. (Freepik)
Ilustrasi memasak nasi. (Freepik)

Kesehatan, Kabarterdepan.com – Nasi adalah hidangan yang tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia. Sebagai makanan pokok, nasi hampir selalu hadir di setiap meja makan, dari sabang sampai merauke.

Meskipun proses memasak nasi terkesan sederhana, nyatanya ada beberapa teknik khusus yang perlu diperhatikan agar hasilnya pulen dan sempurna. Kesalahan kecil dalam proses memasak bisa berakibat fatal, seperti nasi yang menjadi terlalu lembek atau bahkan tidak matang merata.

Lantas, apa saja kesalahan umum yang sering dilakukan saat memasak nasi? Melansir dari Allrecipes dan NDTV pada Selasa (26/8/2025), berikut adalah beberapa kesalahan yang perlu Anda hindari.

Sederet Kesalahan saat Memasak Nasi

1. Tidak Mencuci Beras dengan Benar

Kesalahan paling mendasar adalah tidak mencuci beras dengan benar. Banyak orang yang hanya membilas beras sekali atau dua kali, padahal ini tidak cukup. Mencuci beras bertujuan untuk menghilangkan sisa pati yang menempel pada butiran beras. Jika pati tidak dibersihkan secara maksimal, nasi bisa menjadi terlalu lengket dan lembek.

Idealnya, cuci beras dengan air bersih hingga air bilasannya tampak bening. Proses ini bisa membutuhkan tiga hingga empat kali bilasan.

2. Rasio Air yang Tidak Tepat

Rasio air dan beras adalah kunci utama keberhasilan. Menggunakan air terlalu banyak akan membuat nasi menjadi lembek, sementara air terlalu sedikit akan membuat nasi kering dan kurang matang.

Rasio yang umum digunakan adalah 1:1,5, yang berarti satu cangkir beras membutuhkan satu setengah cangkir air. Namun, rasio ini bisa berbeda tergantung jenis beras yang Anda gunakan. Untuk hasil terbaik, ikuti petunjuk yang tertera pada kemasan beras Anda.

3. Langsung Mengaduk Nasi Saat Memasak

Banyak orang memiliki kebiasaan mengaduk nasi saat sedang dimasak, terutama jika menggunakan panci di atas kompor. Kebiasaan ini sebaiknya dihindari. Mengaduk nasi saat proses memasak dapat memecah butiran beras dan melepaskan pati, yang pada akhirnya membuat nasi menjadi lembek dan bubur.

Biarkan nasi matang dengan sendirinya, tanpa gangguan, hingga seluruh air terserap sempurna.

4. Tidak Membiarkan Nasi “Istirahat”

Setelah matang, nasi membutuhkan waktu untuk “beristirahat”. Banyak yang langsung menyajikan nasi begitu proses memasak selesai. Padahal, membiarkan nasi berdiam diri selama 10-15 menit dengan penutupnya dapat membuat uap panas merata ke seluruh butiran nasi.

Proses ini akan membuat tekstur nasi menjadi lebih pulen dan butirannya tidak menempel satu sama lain saat disajikan.

5. Menggunakan Panci yang Tidak Tepat

Penggunaan panci yang tidak tepat juga bisa menjadi penyebab kegagalan. Panci yang terlalu besar akan membuat air cepat menguap dan nasi menjadi kering, sedangkan panci yang terlalu kecil bisa membuat nasi meluap dan lembek.

Untuk hasil terbaik, gunakan panci yang ukurannya sesuai dengan jumlah nasi yang dimasak. Jika menggunakan rice cooker, pastikan panci bagian dalamnya dalam kondisi baik dan bersih. (*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page