Waduh! Karnaval di Jombang Berakhir Ricuh Adanya Tawuran, Peserta dan Penonton Panik

Avatar of Redaksi
WhatsApp Image 2024 09 02 at 11.54.33 AM
Karnaval di Jombang berakhir ricuh lantaran adanya tawuran (Rebeca/Kabarterdepan.com)

Jombang, Kabarterdepan.com – Karnaval dalam rangka peringatan HUT RI yang ke-79 di Desa Rejosopinggir, Kecamatan Tembelang Jombang, berakhir ricuh. Menurut keterangan salah satu warga, di tengah-tengah berlangsungnya karnaval terjadi tawuran antar warga dusun yang masih dalam satu desa, Senin (1/9/2024).

“Sekitar jam 3 sore, saat karnaval berlangsung, berawal dari adanya pemicu, karena tidak terima dengan tatapan mata yang kurang mengenakan. Sehingga mengakibatkan cekcok antar kelompok warga hingga berakhir dengan terjadinya saling lempar batu dan kayu,” ungkap salah satu warga yang namanya enggan disebut.

Menurutnya, hal tersebut bisa terjadi diduga karena ada pengaruh minuman keras. Pihak Kepolisian dan aparat penegak hukum, menurut warga tidak mampu mengamankan bentrokan yang terjadi karena personilnya pada saat kejadian minim. Sehingga tak sebanding dengan massa yang terlalu membludak.

“Tawuran antar dusun tersebut sudah kerap terjadi hampir setiap tahun. Dua tahun yang lalu sebenarnya sudah adem ayem sempat didamaikan pamong desa, akan tetapi tahun ini kok ya terjadi lagi,” ujar warga Rejosopinggir, Tembelang.

Atas kejadian ini membuat warga menjadi trauma dan para peserta yang mengikuti karnaval merasa kecewa. Karena warga sudah terlanjur menghias diri dan membuat alat peraga dengan biaya yang tak murah, namun harus terpaksa dibubarkan karena terjadinya bentrok.

“Dampaknya sebagian motor ada yang rusak terkena batu dan batalnya acara karnaval tersebut. Padahal peserta karnaval yang di belakang masih banyak,” terangnya.

Saat ini, Tim Kabar Terdepan masih berupaya untuk mengkonfirmasi pihak-pihak terkait, termasuk Kepala Desa Rejosopinggir dan Kapolsek Tembelang, namun belum ada konfirmasi lebih lanjut. (Rebeca)

Responsive Images

You cannot copy content of this page