
Sragen, kabarterdepan.com – Hipnotis Orkes Melayu yang menyajikan tembang lawas diera 70-an menjadi tren pemersatu penikmat musik jaman dulu (Jadul) diwilayah Sragen hingga seputar Eks Solo lainnya.
Berawal dari pesta hajatan yang digelar warga hingga festival lokal daerah kehadiran Orkes Melayu (OM) Lorenza mampu menjadi daya tarik tersendiri bagi pecinta musik lawasan.
Tak hanya sekedar menyajikan musik dengan aransemen utuh tembang-tembang masa lalu, namun juga diikuti dengan gaya joget khas tempo dulu.
Menariknya, para penggemar yang datang dari beberapa komunitas di berbagai wilayah, mereka berdandan dengan rambut klimis, kacamata retro, celana cutbray, hingga membawa aksesori ikonik seperti radio tape dan koper.
Saat alunan musik Orkes Melayu itu mulai bergema, joget khas zaman dahulu pun menjadi hiburan yang mencuri perhatian warga masyarakat hingga pengunjung.
“Orkes ini seakan akan mengingatkan kita kembali ke masa lampau, menikmati lagu hingga berjoget dengan gaya khas tahun 70-an,” ujar Eko salah satu pengemar musik lawas Sukodono Minggu (16/2/2025).
Dikatakan, OM Lorenza asal Sukoharjo saat ini sudah menjadi langganan berbagai acara di Sragen. Setiap penampilannya selalu disambut dengan antusiasme tinggi dari bebagai komunitas.
Menurutnya, para fans Orkes lawasan ini yang didominasi pria berusia 35 hingga 55 tahun ini telah membentuk komunitas di berbagai daerah. Mereka saling berkoordinasi untuk menghadiri setiap pertunjukan.
“Misalnya, saat OM Lorenza tampil di Sragen, komunitas dari Sukoharjo, Karanganyar, hingga Wonogiri berbondong-bondong datang untuk menikmati sajian musik dan berjoget bersama,” ujar Dia.
Disisi lain, munculnya fenomena joget nostalgia yang muncul saat ini dianggap sebagai momentum pemersatu bangsa, tak ada kericuhan atau gesekan antarpenonton.
“Sebaliknya, justru menjadi wadah silaturahmi, penuh keseruan, dan kental dengan kebersamaan seperti di masa lalu,” beber Sugeng (32) salah satu penggemar dari Karanganyar, mengaku tak pernah absen jika Orkes lawasan sedang tampil.
Dikatakan, demam musik lawas ini seolah menjadi mesin waktu yang membawa kembali nuansa kebahagiaan masa lalu.
Dengan gaya khasnya, Lorenza sukses menjadi simbol nostalgia yang menyatukan berbagai generasi dalam satu irama yang siap berjoget ala 70-an lagi.
“Seru ya, seperti kembali ke masa dulu. Setiap OM Lorenza manggung, kita selalu hadir,” pungkasnya. (masrikin).
