Viral! Pejabat Halmahera Barat Terekam Pukuli Warga, Kini Diamankan Polisi

Avatar of Redaksi
IMG 20250109 WA0012
Potongan foto pemukulan warga oleh Kadisperindagkop Halmahera Barat dan staffnya. (@Heraloebss)

Maluku, Kabarterdepan.com – Sebuah video berdurasi satu menit yang diunggah akun X @Heraloebss menjadi viral di media sosial setelah memperlihatkan Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Kadisperindagkop) Halmahera Barat, Maluku Utara, Demisius O. Boky, memukul seorang warga bernama Hardi Dano Dasim. Video tersebut sudah ditonton hingga 1 juta kali.

Peristiwa itu terjadi, Rabu (8/1/2025), ketika Hardi mendatangi kantor Disperindagkop untuk menyampaikan aspirasi terkait kelangkaan minyak tanah yang meresahkan warga Kecamatan Jailolo dan dugaan pungutan liar (pungli) oleh salah satu pejabat dinas. Hardi datang membawa megafon dan beberapa pamflet tuntutan.

Menurut keterangan Hardi, sekitar pukul 10.00 WIT ia tiba di kantor tersebut dan mulai menempelkan pamflet. Namun, upayanya mendapat penolakan dari Kepala Dinas, Demisius. Ketegangan memuncak saat Hardi mencoba memasang pamflet di lantai dan mendorong seorang staf. Hal itu membuat Demisius emosi dan memukul Hardi berkali-kali, meski sempat dilerai oleh staf lain.

“Saya mau pasang pamflet tuntutan, tapi dilarang kadis. Tapi akhirnya bisa pasang. Sehabis itu, saya mau taruh di lantai, tapi dilerai staf. Dia (kadis) suru copot saya punya pamflet itu. Ketika mau copot itu, saya dorong dia punya staf,” ungkap Hardi.

Akibat penganiayaan tersebut, Hardi langsung melaporkan kejadian itu ke Polres Halmahera Barat. Kapolres Halmahera Barat, AKBP Erlichson P, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah mengamankan Demisius dan seorang staf bernama Soni Boky untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

“Sudah diamankan dan sedang dalam proses. Pemeriksaan korban sudah, saksi-saksi sedang dilakukan pemeriksaan,” kata Erlichson.

Hingga kini, kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang. (Riris*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page