Viral Pedagang di Indramayu Menangis Karena Karcis Pungli, Ulah Oknum Bukan Ormas

Avatar of Redaksi
WhatsApp Image 2025 05 15 at 09.34.20 5bca2588
Potret karcis-karcis yang ditunjukkan oleh salah satu pedagang di Pasar Jatibarang dengan diiringi isak tangis. (@ceritaombotak)

Indramayu, Kabarterdepan.com — Sebuah video yang memperlihatkan tumpukan karcis pungutan di Pasar Sandang Jatibarang, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, viral di media sosial dan memicu keprihatinan publik. Video tersebut diunggah oleh akun Instagram @ceritaombotak, Rabu (14/5/2025), dan menampilkan sembilan lembar karcis yang disusun di atas meja, disertai suara tangisan seorang pedagang yang mengaku masih ada lima pungutan lain yang tidak disertai karcis resmi.

Karcis pungutan tersebut bernilai Rp2.000 per lembar yang disebut-sebut berasal dari organisasi masyarakat (ormas). Dalam video itu, terlihat karcis-karcis bertuliskan nama seperti “Pemuda Pancasila Jatibarang”, “Pengurus Pasar Sandang”, hingga “Pengurus Pasar Kain Tumpah”. Meski nominalnya tampak kecil, banyak pedagang mengeluh karena jumlah pungutan yang dikoleksi bisa mencapai belasan karcis dalam sehari.

“Bertahun-tahun jualan di pasar Jatibarang Cirebon, karcis semakin banyak, 2000 x 15 orang 30 RB sekali jualan. Parah banget belum lagi ada tahunan 500rb, ada bulanan 25 RB, kalau 5 karcis si masih wajah, ini mah parah banget. Apakah ini biaya admin?” Tulis caption video @ceritaombotak.

Menindaklanjuti hal tersebut, Satpol PP bersama kepolisian melakukan penertiban terhadap dugaan praktik pungutan liar (pungli) di area pasar. Hasilnya, sebanyak 16 orang ditangkap karena diduga terlibat dalam aktivitas pungli terhadap para pedagang.

Lebih lanjut, hasil penyelidikan mengungkap bahwa praktik pungutan ini dilakukan oleh oknum demi mendapatkan keuntungan pribadi yang mengatasnamakan ormas.

“Jadi ini dilakukan perseorangan, bukan atas perintah ormas,” kata Kapolsek Jatibarang, Kompol Darli dikutip dari Tribun, Kamis (15/5/2025).

Menurut informasi yang beredar, pungutan resmi di Pasar Sandang Jatibarang biasanya digunakan untuk biaya kebersihan dan keamanan pasar. (Riris*)

Responsive Images

You cannot copy content of this page