
Lampung, Kabarterdepan.com – Viral di media sosial seorang guru perempuan di SDN 9 Kedondong, Kabupaten Pesawaran, Lampung, tampak berupaya menyerang seorang murid dengan gestur hendak mencekik saat kegiatan upacara bendera.
Guru tersebut awalnya berdiri di depan barisan siswa sambil melontarkan teguran keras karena kesal terhadap rekan-rekan sesama guru yang dinilai jarang mengikuti upacara hari Senin. Ia bahkan melontarkan ancaman kepada salah satu siswa.
“Instruksi setiap hari Senin nggak ada guru yang nggak hadir. Lapor kamu sama bupati. Bubarkan sekarang, kalau nggak saya cekik nih,” ucap guru itu dalam video.
Situasi semakin ricuh ketika guru tersebut terlibat cekcok dengan guru lain. Beberapa murid pun menangis ketakutan sehingga upacara terpaksa dihentikan. Peristiwa ini diketahui terjadi pada Februari 2025 lalu.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, guru bernama Harmini itu mengalami gangguan jiwa.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pesawaran, Anca Martha Utama, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan pihaknya bersama Inspektorat Kabupaten Pesawaran telah menindaklanjuti insiden itu dengan memberhentikan sementara sang guru dari aktivitas mengajar dan tengah menunggu hasil observasi dari Rumah Sakit Jiwa Provinsi Lampung.
“Kami sudah mengambil keputusan dan yang bersangkutan kami berhentikan dulu sebagai pengajar,” kata Anca, Minggu (24/8/2025).
Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, juga angkat bicara melalui unggahan instastory akun Instagram pribadinya, @jihanchalim.
“Hasil pemeriksaan dengan keluarga, guru tersebut mengalami gangguan jiwa dan pihak keluarga bersepakat dikembalikan ke keluarga untuk diobati,” tulisnya.
Ia menambahkan, sejak kejadian itu, sang guru sudah diberhentikan jam mengajarnya oleh Dinas Pendidikan.
“Kejadian tersebut, yang bersangkutan statusnya mengajar di SDN 5 tapi beliau marah-marah di SDN 9 Kedondong,” pungkas Jihan. (Riris)
