
Malang, Kabarterdepan.com – Sebuah video yang diunggah oleh akun Instagram @bacottetanggaid memicu kemarahan publik setelah memperlihatkan seorang santri di Malang diduga mengalami kekerasan fisik oleh pengasuh pondok pesantren (ponpes) di Desa Kendalpayak, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang.
Dalam video berdurasi singkat tersebut, tampak seorang pria yang diketahui sebagai pemilik pondok mencambuk betis seorang santri laki-laki dengan rotan.
Santri tersebut, yang belakangan diketahui berinisial AZX (9), warga Wonosari, Malang, terlihat berdiri membelakangi pelaku sambil menahan rasa sakit. Luka memar dan goresan tampak jelas di bagian betisnya.
Santri di Malang
Peristiwa ini disebut terjadi pada malam Idul Adha, Kamis (5/6/2025). Berdasarkan informasi yang dihimpun, AZX keluar dari pondok untuk membeli makan karena jatah makanan di dalam pesantren telah habis.
Kasus ini kini ditangani oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Malang. Pihak kepolisian telah memintai keterangan dari korban, seorang saksi warga yang menolong korban, serta pengasuh pondok yang diduga sebagai pelaku.
“Belum naik sidik karena menunggu hasil visum,” ujar Kanit PPA Satreskrim Polres Malang, Aiptu Erlehana, saat dikonfirmasi pada Kamis (10/7/2025).
Lebih lanjut, Erlehana mengungkapkan adanya dugaan korban lain yang mengalami kekerasan serupa di pondok tersebut. Pihaknya tengah berkoordinasi dengan Kemenag untuk meminta keterangan langsung di pesantren. (Riris)
