
Malang, Kabarterdepan.com – Viral di media sosial, unggahan seorang warga Kota Malang yang melaporkan tetangganya, seorang kyai sekaligus dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Malang bernama Imam Muslimin.
Dosen tersebut dituding terlibat dalam sejumlah permasalahan serius, mulai dari pelecehan seksual, pencemaran nama baik, perusakan mobil milik usaha rentalnya, pemblokadean jalan, hingga pemfitnahan terhadap usahanya.
Akun TikTok @sahara_vibessss membagikan keluhannya sekaligus kronologi dugaan perbuatan Imam. Dalam unggahan itu, ia mengaku sempat memilih diam karena masih menghormati dosen tersebut yang juga dikenal sebagai seorang kyai.
“Selama beberapa waktu saya sempat tidak menggubris perbuatan beliau, dikarenakan saya masih memandang beliau sebagai kyai dan dosen di UIN Malang. Namun tindakan provokatif beliau baik berupa lisan, tulisan, dan tindakan selalu bersubstransi pemfitnahan, penuduhan, dan merendahkan saya serta beberapa pihak,” tulisnya.
Ia menambahkan, sikap diamnya akhirnya harus diakhiri demi kenyamanan pribadi maupun lingkungan sekitar.
“Saya membatasi rasa sabar yang ada di dalam diri saya sendiri hingga akhirnya saya memberanikan diri untuk speak up karena jika terus dibiarkan akan sangat menganggu kenyamanan dan ketentraman saya dan masyarakat sekitar,” lanjutnya.
Dalam video yang ikut beredar, terlihat dosen tersebut menjatuhkan diri hingga berguling-guling di lantai saat dilabrak soal dugaan pelecehan. Aksi itu menuai beragam komentar dari warganet.
Usai kejadian, Imam Muslimin justru melaporkan balik pihak pelapor ke kepolisian dengan tuduhan pemukulan dan penganiayaan. Ia datang bersama istrinya dengan kepala terbalut perban, mengaku sebagai korban kekerasan. (Riris)
