Kabid SD Sampang Buka Suara soal Viral Dangdut di SDN Batoporo 1 Kedungdung

Avatar of Jurnalis: Ahmad
Kabid SD, Yusuf saat di wawancarai kabarterdepan (fais/kabarterdepan.com)
Kabid SD, Yusuf saat di wawancarai kabarterdepan (fais/kabarterdepan.com)

Sampang, kabarterdepan.com – Kepala Bidang Sekolah Dasar (Kabid SD) Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang, Moh. Yusuf, akhirnya buka suara terkait viralnya video penggunaan smart panel di SDN Batoporo 1 Kedungdung yang diduga digunakan untuk memutar musik dangdut oleh sejumlah guru.

Yusuf menyayangkan tindakan tersebut. Menurutnya, smart panel merupakan fasilitas negara yang diperuntukkan untuk mendukung proses pembelajaran siswa, bukan untuk kepentingan hiburan.

“Kami sangat menyesalkan penggunaan fasilitas negara berupa smart panel yang justru dipakai untuk bersenang-senang dengan menyetel musik dangdut,” ujar Yusuf saat diwawancarai kabarterdepan.com, Selasa (20/1/2026).

Yusuf mengungkapkan, dirinya telah turun langsung ke lokasi sekolah untuk memastikan kebenaran informasi yang beredar di media sosial. Dari hasil penelusuran di lapangan, ia membenarkan adanya peristiwa tersebut.

“Saya sudah ke lokasi, menanyakan langsung ke beberapa guru dan juga ke warga sekitar sekolah,” jelasnya.

Guru saat menggunakan smart panel di SDN Batoporo 1 untuk memutar musik dangdut (istimewa)
Guru saat menggunakan smart panel di SDN Batoporo 1 untuk memutar musik dangdut (istimewa)

Terkait keberadaan siswa di sekolah tersebut, Yusuf menyampaikan bahwa berdasarkan hasil penelusurannya, SDN Batoporo 1 Kedungdung masih memiliki murid. Namun, aktivitas belajar mengajar berlangsung pada hari tertentu.

“Memang ada muridnya, tapi aktivitasnya di hari Jumat,” ungkap Yusuf.

Meski demikian, Yusuf mengaku belum dapat menggali lebih dalam persoalan tersebut. Hal itu lantaran dirinya menerima banyak panggilan WhatsApp dari berbagai pihak, mulai dari unsur TNI hingga aparat penegak hukum.

“Saya belum bisa mengorek terlalu jauh karena banyak panggilan masuk, mulai dari Danramil sampai Kejaksaan terkait informasi ini,” tuturnya.

Panggil Kepala SDN Batoporo 1 Kedundung

Untuk menindaklanjuti polemik tersebut, Yusuf memastikan akan memanggil Kepala SDN Batoporo 1 Kedungdung pada Rabu (21/1/2026) guna meminta klarifikasi dan mendalami permasalahan secara menyeluruh.

“Nanti kepala sekolah akan kami panggil hari Rabu untuk kita dalami apa saja yang perlu kita klarifikasi dan evaluasi,” tegasnya.

Pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang menegaskan akan melakukan pembinaan sesuai ketentuan yang berlaku agar penggunaan fasilitas pendidikan ke depan benar-benar sesuai dengan peruntukannya. (Fais)

Responsive Images

You cannot copy content of this page