
Kota Mojokerto, Kabarterdepan.com – Valentine Youth GBT Mojokerto rayakan kasih dengan tindakan nyata dalam suasana penuh sukacita di Royal Hall Lantai Dua Gereja Bethel Tabernakel Mojokerto, Sabtu (14/02/2026). Ibadah dan perayaan tersebut menghadirkan generasi muda yang antusias memaknai kasih secara lebih dalam dan relevan.
Ibadah Valentine mengusung tema melakukan hal kecil dengan kasih yang besar. Tema ini diangkat berdasarkan Matius 25 ayat 31 sampai 46 sebagai dasar perenungan firman Tuhan bagi seluruh peserta youth.
“Valentine ini saya mendapatkan tema melakukan hal kecil dengan kasih yang besar. Ayat Matius 25 ayat 31 sampai 46,” ujar Ivan Setiawan Moher, pembawa firman Tuhan.
Ia menjelaskan bahwa inti seluruh hukum Tuhan dirangkum dalam dua perintah utama. Penegasan tersebut merujuk pada Matius 22 ayat 37 sampai 40 yang menekankan kasih kepada Tuhan dan sesama sebagai fondasi iman.
“Kasihilah Tuhan Allahmu dengan segenap hatimu, segenap kekuatanmu, segenap jiwamu, dan segenap akal budimu. Lalu hukum yang kedua, kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Dua hukum utama ini kesimpulan dari seluruh hukum Tuhan,” ujar Ivan Setiawan Moher.
Pesan tersebut diperdalam dengan penekanan bahwa kasih kepada Tuhan harus menjadi dasar sebelum mengasihi sesama. Tanpa kasih kepada Tuhan, tindakan kasih dinilai kehilangan makna rohani.
“Wujud dari kita mengasihi Tuhan adalah dengan mengasihi sesama. Jika seseorang berkata mengasihi Allah tetapi membenci saudaranya, ia adalah pendusta,” ujar Ivan Setiawan Moher mengutip Galatia 5 ayat 14 dan 1 Yohanes 4 ayat 20.
Konsep kasih tersebut diterjemahkan dalam tindakan nyata tanpa memandang latar belakang suku, bangsa, maupun agama. Generasi muda diajak memiliki kepedulian terhadap siapa pun yang membutuhkan pertolongan.
“Orang lapar kita beri makan, orang haus kita beri minum, yang kesasar kita beri tumpangan. Ketika kita mengasihi Allah, itu menghasilkan gerakan iman untuk mengasihi manusia,” ujar Ivan Setiawan Moher.
Valentine juga dimaknai bukan sekadar perayaan romantis, melainkan momentum mengingat kasih sejati yang bersumber dari Tuhan. Kasih tersebut menjadi dasar hidup orang percaya yang telah diselamatkan oleh iman.
“Valentine adalah hari kasih sayang, tetapi cinta sejati hanya dari Tuhan saja. Mari kita hidup mengasihi Tuhan dan membalas kebaikan-Nya bukan supaya diselamatkan, sebab kita sudah diselamatkan karena iman,” ujar Ivan Setiawan Moher.

Ketua Youth GBT Mojokerto
Ketua Youth GBT Mojokerto, Nian, menegaskan bahwa Valentine memiliki makna yang lebih luas bagi komunitas gereja. Ia menyampaikan bahwa kasih tidak terbatas pada pasangan, melainkan juga keluarga, sahabat, dan sesama.
“Kasih tidak hanya ditujukan kepada pasangan, tetapi juga kepada keluarga, sahabat, dan sesama. Remaja Kristen harus memberi teladan melakukan hal kecil dengan kasih yang besar,” ujar Nian.
Ia mengajak generasi muda memaknai Valentine sebagai kesempatan menunjukkan kepedulian dan sikap saling menghargai. Menurutnya, kasih sejati tercermin melalui tindakan nyata yang selaras dengan nilai Kristiani.
“Kasih sejati bukan hanya tentang perasaan, tetapi juga tindakan nyata yang mencerminkan nilai Kristiani,” ujar Nian.
Harapan besar disampaikan agar Valentine menjadi momentum pertumbuhan iman bagi youth Gereja Bethel Tabernakel Mojokerto. Perayaan ini diharapkan melahirkan generasi muda yang mengekspresikan kasih secara sehat dan bertanggung jawab.
“Kiranya Valentine menjadi pengingat bahwa kita dipanggil untuk hidup dalam kasih setiap hari, di mana pun kita berada,” ujar Nian. (Ezra)
