
Grobogan, kabarterdepan.com – Banjir masih menggenangi pemukiman warga Ringinkidul Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan hingga Jumat (14/3/2025).
Tim relawan gabungan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Grobogan mengunakan pompa untuk mengurangi air banjir.
Sebanyak 7 pompa terdiri dari 1 unit pompa pemadam besar, 1 unit pompa pemadam kecil dan 5 unit pompa alkon biasa, telah dipasang di sejumlah titik genangan banjir.
Hal itu disampaikan kepala BPBD Kabupaten Grobogan, Wahyu Tri Darmawanto, saat dikonfirmasi, Jumat (14/3/2025)
Dikatakan, penyedotan air banjir dilakukan untuk memindahkan air berlebih dari area pemukiman warga yang terdampak banjir ke tempat yang lebih aman ke saluran pembuangan.
“Pompa air banjir berfungsi untuk mengurangi risiko banjir dan kerusakan yang ditimbulkan oleh kelebihan air,” kata Wahyu.
Lebih lanjut, BPBD Grobogan juga melakukan pemetaan kondisi terakhir desa terdampak, setelahnya akan dilalukan pembersihan lokasi banjir sepenuhnya.
“Untuk pembersihan rencananya dilakukan selama 7 hingga 10 hari kedepan,” jelasnya.
Wahyu menyatakan, banjir juga menyebabkan jalan yang terputus sepanjang 50 meter dengan kedalaman 4 meter masih tergenang air.
“Warga setempat yang terisolir terpaksa mengunakan perahu yang sudah disediakan oleh para relawan agar dapat beraktifitas,” ungkapnya.
Putusnya jalan tersebut diakibatkan dari tekanan air dari tanggul Sungai Tuntang yang menghantam jalan warga. Akibatnya, mobilitas warga menjadi terbatas, terutama untuk menjangkau fasilitas umum seperti pasar, sekolah, dan pusat kesehatan.
“Untuk pendistribusian bantuan logistik, seperti makanan, air bersih, dan obat-obatan hingga saat ini masih terus dilakukan,” pungkasnya. (Masrikin)
